News  

4 Desa di Kecamatan Grabagan Tuban Krisis Air Bersih Akibat Kemarau 

Krisis air bersih. (Foto: Dokumen/Pemkab Tuban)
Ilustrasi saat warga berbondong-bondong untuk berebut air bersih di Kabupaten Tuban saat krisis air pada 2020. (Foto: Dokumen/Pemkab Tuban)

TUBAN, Tugujatim.id – Sebanyak empat desa di Kecamatan Grabagan, Tuban, mengalami krisis air bersih. Kesulitan air yang dirasakan masyarakat empat desa, yakni Waleran, Gesikan, Grabagan, dan Ngandong disebabkan musim kemarau yang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Tuban.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Sudarmaji mengatakan beberapa desa mengalami kekeringan. Dari hasil assessment wilayah tersebut memang layak menerima bantuan air bersih.

“Sudah beberapa Minggu yang lalu sudah kami salurkan. Melihat penanganan permanen yang sudah ada,” kata Sudarmaji.

Mantan Kabag Kesra Pemkab Tuban ini menambahkan, saat ini juga ada dua kecamatan di empat desa yang di wilayah Semanding dan Parengan juga tengah memerlukan bantuan air.

“Kami masih assessment di Desa Sambongrejo, Semanding, dan Perunggahan Kulon. Kemudian di Parengan, ada satu desa yakni Pancing,” terangnya.

Data yang dihimpun wartawan Tugu Jatim, pada 14 Oktber 2021 kekeringan meluas ke 46 dusun di 26 desa yang tersebar di 8 kecamatan di Kabupaten Tuban. Tak hanya itu, potensi kekeringan ini diprediksi bakal terjadi pada 61 dusun di 32 desa yang tersebar di 9 kecamatan.

Untuk 9 kecamatan tersebut adalah Semanding, Grabagan, Rengel, Soko, Parengan, Merakurak, Montong, Jatirogo, dan Kenduruan. Kemudian pada 2020, di Tuban melanda 48 dusun di 23 desa se-Kabupaten Tuban.