• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ketua DPD APTRI PG Kebon Agung Dwi Irianto berbicara soal gula kristal. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Ketua DPD APTRI PG Kebon Agung Dwi Irianto berbicara soal gula kristal. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

65 Ribu Ton Gula Tak Terjual, Pemkab Malang “Paksa” Investor Borong Gula Lokal

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Saat ini para petani di Kabupaten Malang sedang risau karena puluhan ribu ton gula hasil panen tebunya tak laku terjual di pasaran. Hal ini disebabkan karena gula kristal rafinasi (GKR) akan muncul dengan harga lebih murah dari harga gula lokal.

Setidaknya, ada 65 ribu ton gula lokal yang saat ini masih mengendap di gudang Pabrik Gula (PG) Kebon Agung dan PG Krebet. Dan 65 ribu ton gula  itu hingga kini belum terjual karena tidak ada pengepul yang mau membeli.

You might also like

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

20/07/2026 3:30 PM
TPA Benowo

Kebakaran TPA Benowo Dipadamkan Lima Jam, Tumpukan Sampah Jadi Kendala Utama

20/07/2026 2:30 PM

Untuk menanggulanginya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Kabupaten Malang akan menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kami akan membantu para petani tebu ini dengan menyurati Presiden Joko Widodo secara langsung,” terang Bupati Malang Muhammad Sanusi saat dikonfirmasi Selasa (26/01/2021) di Pendapa Agung Kabupaten Malang.

Surat tersebut sendiri bertujuan untuk meminta Presiden Joko Widodo untuk menekan investor agar membeli gula-gula lokal yang terancam tak terbeli.

“Kemarin kan sudah meneken kontrak (untuk membeli gula lokal), tapi dibatalkan. Karena itu, kami meminta bantuan presiden agar para investor menepati janjinya,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPD APTRI PG Kebon Agung Dwi Irianto menjelaskan jika alasan menyurati presiden tersebut karena peluang menjual gula pada pengepul sudah sirna.

Para pengepul tersebut tidak berminat membeli gula lokal karena GKR dan gula mentah hasil impor akan mulai beredar.

“Gula lokal itu harganya lebih mahal daripada GKR dan gula mentah impor. Kalau gula lokal Rp 10.800 per kg dan gula impor sekitar Rp 7.000 per kg, itu pun sudah diolah,” jelasnya.

“Kalau sama-sama sudah dijual dengan harga eceran tertinggi (HET) sekitar Rp 12.000, maka masyarakat akan lebih memilih gula impor tersebut,” sambungnya.

Karena itu, Dwi mengatakan, hanya ada satu cara agar puluhan ribu ton gula tersebut bisa terjual. Yaitu, dengan memaksa investor membeli gula-gula tersebut.

“Hanya lewat presiden itu agar investor mau membeli. Kalau tidak, maka petani lokal akan tekor. Mereka sudah keluar biaya produksi, tapi hingga kini belum dibayar (hasil gula),” ujarnya. (rap/ln)

Tags: Bupati Malang Sanusigulaharga gulaKabupaten MalangpengepulPG Kebon Agung
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

TPA Benowo

Kebakaran TPA Benowo Dipadamkan Lima Jam, Tumpukan Sampah Jadi Kendala Utama

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 2:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Banyaknya tumpukan sampah menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)...

Pertanian di Malang.

Wamentan Sudaryono Dorong Modernisasi Pertanian di Malang, 50 Gapoktan Terima Bantuan Mesin Panen dan Olah Tanah

by Dwi Linda
20/07/2026 2:02 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat modernisasi pertanian. Upaya memajukan pertanian di...

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 12:04 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Satreskrim Polresta Tuban mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur. Seorang pria berinisial...

Next Post
PT KAI akan menggunakan GeNose C-19 untuk sreening Covid-19 pada penumpang kereta api. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Terapkan Screening, PT KAI Surabaya Gunakan GeNose C-19 untuk Deteksi Corona

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID