• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
BPJS Kesehatan.

Suasana Outlook 2023 Diskusi Publik Menuju 10 tahun Program JKN. (Foto: tangkapan layar)

Ungkap Fakta di Outlook 2023 Diskusi Publik, 248 Juta Penduduk Indonesia Jadi Peserta BPJS Kesehatan

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Acara Outlook 2023 Diskusi Publik Menuju 10 Tahun Program JKN mengungkap fakta soal program BPJS Kesehatan pada Senin (30/01/2023). Ternyata ada sebanyak 248 juta atau 93 persen jumlah penduduk Indonesia menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau BPJS Kesehatan.

Tentu saja, jumlah yang begitu besar itu akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Nusantara dalam memberikan layanan kesehatan.

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM

“Sejak 1 Januari 2014, BPJS Kesehatan mulai beroperasi hingga menjelang satu dekade ini. Tidak ada satu pun di negara lain mungkin bisa menyamainya dengan memberikan akses layanan kesehatan hampir menyeluruh,” ucap Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Abdul Qadir saat memberikan sambutan dalam kegiatan  itu pada Senin (30/01/2023).

BPJS Kesehatan.
Sekretaris Jenderal Kemenkes Kunta Wibawa Dasa Nugraha. (Foto: tangkapan layar)

Abdul Qadir melanjutkan, dalam perjalanan yang lumayan panjang ini, pastinya ada kekurangan dalam memberikan pelayanan. Dengan momentum itu, dia berharap dapat menerima masukan dari berbagai pihak ke depannya agar lebih baik.

“Tantangannya, dana sosial bisa dikelola lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Fasilitas kesehatan di Indonesia belum merata, maka dari pemerataan layanan kesehatan ada di Nusantara. BPJS mendukung kementerian kesehatan untuk memberikan layanan yang lebih baik untuk masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekjen Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa Dasa Nugraha menuturkan bagaimana dulu orang mau masuk rumah sakit harus memikirkan biaya dan lain-lainnya. Namun dengan kehadiran BPJS Kesehatan, masyarakat bisa mengakses layanan secara murah dan berkualitas.

Menurut dia, adanya layanan sudah ini ini tentu pemerintah ingin menambah kualitas layanan faskes lewat transformasi kesehatan. Dia mengatakan ada enam pilar transformasi, yaitu transformasi layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan, sistem pembiayaan kesehatan, SDM kesehatan, dan teknologi kesehatan.

“lmplementasi keenam pilar tersebut diharapkan bisa mentransformasi sistem kesehatan lndonesia yakni sistem yang tangguh terhadap krisis kesehatan, termasuk pandemi,” terang Sekjen Kunta.

BPJS Kesehatan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti.(Foto: tangkapan layar)

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti hampir menuju tahun kesepuluh hadir dengan terobosan yang memberikan asuransi layanan kesehatan yang bisa akses semua pihak. Dia mengatakan, ini prestasi yang luar biasa bahwa program gotong royong yang bisa dirasakan penduduk Indonesia dari Sabang–Merauke ini menarik perhatian dari negara lainnya.

Bahkan, dia mengatakan, beberapa negara yang tertarik itu mengirimkan untuk belajar pengelolaan fasilitas kesehatan untuk masyarakat.

“Konsep kami gotong royong ini sempat jadi obrolan di luar negeri. Mereka heran kok bisa layanan asuransi bisa jalan dan bisa hampir menggover seluruh penduduk Indonesia,” ucapnya.

Selain itu, Ali Ghufron juga menyampaikan, banyak orang salah persepsi soal kepesertaan orang kaya di BPJS Kesehatan. Dia mengatakan, anggapan di masyarakat soal orang kaya yang membuat BPJS bangkrut, Ali Ghufron membantahnya.

“Kadang-kadang orang banyak yang salah persepsi. Contohnya, ini yang bikin bangkrut BPJS, orang kaya, sangat kaya. Padahal, BPJS nggak bangkrut. BPJS malah positif,” katanya.

Dia mengungkapkan sistem jaminan sosial ini adalah kepesertaan. Selama peserta menunaikan kewajibannya. Entah itu kaya maupun yang tidak maupun memiliki hak yang sama bisa memanfaatkan jaminan kesehatan nasional.

“Kalau ini kan kepesertaan, kalau dia daftar dan aktif, ya itu berhak. Dan dia tidak bikin bangkrut,” ujarnya.

Tags: BPJS Kesehatan adalahDiskusi Publik Outlook 2023Jaminan Kesehatan NasionalOutlook 2023Outlook 2023 Diskusi PublikProgram BPJS KesehatanProgram JKN
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
Plafon ruang kelas TK di Kejayan.

3 Plafon Ruang Kelas TK di Kejayan Pasuruan Ambruk Timpa Siswa, Satu Korban Luka-Luka

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID