TUBAN, Tugujatim.id – Sejumlah warga Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel, Tuban, merasa kecewa dengan pihak PT Pertamina EP Sukowati Field. Sebab, lahan mereka yang digunakan jalur pipa PT Pertamina EP Sukowati Field tidak diberikan kompensasi atau kontrak selama lima bulan terhitung mulai September 2022-Januari 2023.
Yauri, koordinator paguyuban pemilik lahan yang digunakan jalur pipa PT Pertamina EP Sukowati Field kepada awak media mengatakan, warga yang terdampak ingin kompensasi segera dibayarkan. Dia menjelaskan, jika mengacu pada pembayaran pada tahun sebelumnya, mendekati kontrak sewa tanah habis, ada penandatanganan kedua belah pihak saat kontrak dimulai lagi.
“Ya, kami ingin segeralah. Tanah sudah digunakan, masak tidak segera dibayar,” ucapnya pada Senin (13/02/2023) saat menggelar aksi.

Sementara itu, Associate Land Matters dan Formalities sebagai perwakilan dari PT Pertamina EP Sukowati Field Ismail Mardi mengatakan, saat ini beberapa desa yang masih proses pendataan, termasuk di Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel. Meski ada pula sejumlah desa lainnya yang dilewati jalur pipa sudah pembayaran dan sosialisasi.
“Ini masih proses. Soal kenapa ada keterlambatan, memang di kami ya begini banyak proses yang perlu dilalui. Insyaa Allah kami berupaya agar segera terbayarkan,” ucap Ismail, sapaan akrabnya.
Ismail menambahkan, pihaknya telah mempertemukan dengan warga dan menyepekati proses pembayaran diberikan waktu selama sepuluh hari ke depan terhitung hari kerja atau 15 Februari–2 Maret 2023.
“Dimulai penandatanganan pada 15 Maret 2023. Kami akan berupaya untuk segera membayar,” ucapnya.

Ismail menerangkan, alasan pembayaran sampai molor hingga saat ini karena banyak hal yang harus dipersiapkan. Mulai meminta kelengkapan dokumen di desa, seperti surat-surat dari warga yang terdampak jalur pipa PT Pertamina EP Sukowati Field.
“Kami khawatir ada perubahan-perubahan pemilik lahan. Bisa jadi sudah pecahan atau yang sebagainya. Kami memastikan itu,” terangnya.
Untuk diketahui, jalur pipa PT Pertamina EP Sukowati Field membentang melewati 33 desa yang dimiliki sekitar tiga ribuan warga. Sementara di Desa Bulurejo, kecamatan setempat, ada sekitar seratus lebih warga yang tanahnya dilewati pipa.







