• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
peredaran obat sirup.

Ilustrasi obat sirup. (Foto: Pixabay)

Muncul Kasus Gagal Ginjal Akut Baru, Kemenkes Kembali Perketat Peredaran Obat Sirup

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali mengeluarkan instruksi untuk memperketat peredaran obat sirup di Indonesia. Sebab, kasus baru gangguan ginjal akut progresif atipikal (GGAPA) kembali muncul setelah sempat berhenti pada Desember 2022.

Dilansir dari laman Kemenkes.go.id, satu anak balita terkonfirmasi menderita gagal ginjal akut hingga meninggal dunia di RSCM Jakarta, Senin (31/01/2023). Balita berusia satu tahun tersebut mengalami gejala gagal ginjal akut setelah mengonsumsi obat sirup merek Praxion yang dibeli di apotik.

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM

Selain itu, dua dugaan kasus baru gagal ginjal akut kembali dilaporkan di wilayah Cirebon dan Ambon pada Senin (20/02/2023). Namun, dua suspek baru ini belum terkonfirmasi gagal ginjal akut karena masih menunggu pemeriksaan hasil laboratorium.

Merespons munculnya kembali kasus gagal ginjal akut ini, Kemenkes RI mengeluarkan surat edaran baru terkait pengetatan pengawasan peredaran obat sirup. Instruksi ini diterbitkan dalam Surat Edaran (SE) Nomor YR.03.03/D/0786/2023 tentang Tindakan Kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal di Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

“Kementerian Kesehatan meminta fasilitas layanan kesehatan, penyelenggara sistem elektronik farmasi, dan toko obat untuk tidak menggunakan obat sirup yang belum dinyatakan aman,” tulis keterangan SE yang ditandatangani Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan dr Azhar Jaya.

Selain itu, Kemenkes juga menginstruksikan agar dinas kesehatan memantau ketat penyelenggara sistem elektronik farmasi (PSEF) dan pengusaha toko obat yang menjual obat sirup. Dinas kesehatan wajib menarik dari pasaran apabila menemukan obat sirup yang belum masuk daftar obat yang aman.

“PSEF dan toko obat harus memutakhirkan daftar obat yang aman digunakan dalam pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Dinas kesehatan dan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) untuk memantau pasien anak di wilayah masing-masing. Semua dinas kesehatan dan fasyankes juga wajib menanyakan terkait gejala-gejala utama gagal ginjal akut serta riwayat konsumsi obat cair pada pasien-pasien bergejala.

“Salah satunya bila gejala kurangnya produksi urine hingga tidak adanya urine dalam 8-12 jam, segera dirujuk ke rumah sakit rujukan untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Sebagai informasi, BPOM merilis daftar 685 peredaran obat sirup yang dipastikan aman untuk digunakan sesuai aturan dosis. Untuk daftar lengkap obat sirup yang aman dikonsumsi bisa mengakses link ini.

Tags: anak gagal ginjalBerita pelarangan resep obat sirupKasus gagal ginjal akut pada anakKasus obat sirup anakKemenkes batasi obat sirupKemenkes RIKorban gagal ginjal akut meninggalObat batuk sirup anakObat sirup dilarangPeredaran obat sirup
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
Patung Chairil Anwar.

Mengulik Sejarah Patung Chairil Anwar di Kayutangan Heritage, Simbol Bangkitkan Semangat Pemuda Malang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID