• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sampah plastik yang menggunung di kawasan Desa Sumberrejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, pada kawasan pabrik kertas PT Ekamas Fortuna, Sabtu (27/03/2021). (Foto: Ecoton dan Envigreen/Tugu Jatim)

Sampah plastik yang menggunung di kawasan Desa Sumberrejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, pada kawasan pabrik kertas PT Ekamas Fortuna, Sabtu (27/03/2021). (Foto: Ecoton dan Envigreen/Tugu Jatim)

Gunungan Sampah Plastik Impor Berserakan di Jatim, Termasuk di Pabrik Kertas PT Ekamas Fortuna Malang

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Sampah plastik dari eksportir Amerika Serikat dan sekian negara maju seperti New Zealand, Inggris, dan Uni Eropa masih dijumpai di desa-desa kawasan Sidoarjo, Mojokerto, dan Malang. Temuan “Envigreen” melalui catatan yang dikirim Ecoton pada Sabtu (27/03/2021). Mereka melihat gunungan sampah plastik impor ditemukan di Desa Sumberrejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, pada kawasan pabrik kertas PT Ekamas Fortuna.

“Masih banyak ditemukan gunungan sampah plastik (impor dari Amerika Serikat dan negara maju, red), serpihan plastik dan kertas itu ada di sekitar kawasan pabrik kertas PT Ekamas Fortuna, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang,” terang Alaika selaku Koordinator Envigreen melalui rilis dari Ecoton yang diterima Tugu Jatim Sabtu pagi (27/03/2021).

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

22/07/2026 7:46 AM
Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM

Sampah-sampah plastik dari negara maju tersebut umumnya masih diekspor sebagai bahan baku produksi kertas di Indonesia, termasuk PT Ekamas Fortuna. Tapi, masih ditemukan sampah-sampah plastik hasil limbah pabrik yang tidak bisa didaur ulang hingga akhirnya terpaksa dibakar.

Warga merasa dapat untung atas pengolahan sampah plastik, tapi hal itu sangat berbahaya bagi lingkungan. (Foto: Ecoton dan Envigreen/Tugu Jatim)
Warga merasa dapat untung atas pengolahan sampah plastik, tapi hal itu sangat berbahaya bagi lingkungan. (Foto: Ecoton dan Envigreen/Tugu Jatim)

Captain River Warrior Indonesia Thara Bening Sandrina mengatakan, pemerintah tampak masih setengah hati dalam mengendalikan datangnya sampah plastik impor dari Amerika Serikat, New Zealand, Inggris, Uni Eropa, dan negara maju lainnya.

“Seharunya ada keseriusan dari pemerintah Indonesia agar negeri ini tidak dijadikan tempat sampah plastik (oleh negara-negara maju, red),” jelas Thara melalui daring Sabtu pagi.

Di sisi lain, temuan sampah plastik juga masih terlihat menggunung di Desa Bangun, Kabupaten Mojokerto, dan Desa Gedangrowo, Kabupaten Sidoarjo. Sebagian masyarakat sekitar justru memakai momen itu untuk lahan pekerjaan sebagai “petani plastik”, termasuk warga di kawasan PT Ekamas Fortuna Malang.

“Ironis, karena masyarakat (masih, red) merasa untung dengan menjual plastik impor agar bisa membiayai kehidupan sehari-hari, termasuk bisa membeli motor. Tapi, sebenernya mereka rugi karena mempertaruhkan kesehatan diri sendiri dan mencemari lingkungan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Thara menjelaskan, plastik dipakai untuk bahan bakar tungku batu gamping oleh masyarakat, sementara plastik sendiri bakal berbahaya jika dibakar. Thara melanjutkan, hasil pembakaran plastik akan menghasilkan senyawa dioxin yang memicu penyakit kanker.

“Terus limbah dari proses pengolahan plastik impor mengandung mikroplastik. Itu mencemari air sungai untuk warga. Plastik yang ditimbun di pekarangan rumah juga terkena hujan, panas matahari, bisa jadi mikroplastik yang meracuni tanah,” tandasnya.

Ecoton: Tolak Sampah Impor Amerika Serikat!

Lebih dalam, Ketua Yayasan Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah atau “Ecological Observation and Wetlands Conservation” (Ecoton) Prigi Arisandi menanggapi bahwa menemukan kandungan dioxin 80 kali lebih tinggi pada salah satu lokasi pembakaran sampah plastik impor di Jawa Timur.

“Pemerintah mengabaikan dampak lingkungan akibat salah urus sampah impor. Temuan Ecoton menyebutkan ada kandungan dioxin 80 kali lebih tinggi pada daerah Tropodo yang menjadi salah satu lokasi pembakaran sampah impor. Namun, hingga kini belum ada upaya serius pemerintah dalam  merehabilitasi kawasan terdampak akibat kontaminasi dioxin,” respons Prigi saat dihubungi secara daring Sabtu pagi.

Sampah tampak menggunung di pemukiman rumah warga. (Foto: Ecoton dan Envigreen/Tugu Jatim)
Sampah tampak menggunung di pemukiman rumah warga. (Foto: Ecoton dan Envigreen/Tugu Jatim)

Prigi menegaskan agar pemerintah bersikap tegas pada sampah impor dan negara eksportir diminta bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan dari sampah hasil pengiriman ke Indonesia.

“Pemerintah harus lebih tegas bersikap untuk menolak sampah impor dan mendorong negara eksportir untuk ikut bertanggung jawab atas dampak sampah impor, masuknya sampah plastik dari Amerika Serikat di Pelabuhan Belawan merupakan sikap arogan USA (Amerika Serikat, red) yang harus disikapi serius pemerintah Indonesia dengan menolak dan merekspor sampah plastik ke USA,” tutupnya. (Rangga Aji/ln)

Tags: Amerika SerikatBerita sampah plastikEcotonEnvigreen SocietyImpor sampahJawa TimurKabupaten Malang
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
22/07/2026 7:46 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (22/07/2026) didominasi cerah dan udara kabur di banyak kabupaten/kota. BMKG mengeluarkan peringatan...

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Next Post
Tim pengembang aplikasi Zoona. (Foto: Dok Zoona/Tugu Jatim)

Zoona, Aplikasi yang Memudahkan Pengguna Jelajahi Bisnis Lokal

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID