TUBAN, Tugujatim.id – Kabar duka kembali datang dari Arab Saudi pada Selasa malam (13/06/2023). Dua jamaah haji Tuban kembali ke Rahmatullah saat menjalankan rangkaian ibadah rukun Islam kelima. Jadi, total hingga kini sudah ada tiga jamaah yang gugur pada penyelenggaraan haji 1444 H/2023.
Tim Pembimbing Ibadah Haji Kloter 18 Ahmad Munir menuturkan, satu jamaah haji Tuban yang wafat bernama Abdullah Sidik Bin Syamsuri Munaji asal Widang Tuban. Jamaah haji ini tergabung dalam kloter 18.
Dia mengatakan, almarhum meninggal dunia karena serangan jantung di Rumah Sakit King Faishal Makkah, sekitar pukul 16.14 WA. Saat itu usai menjalankan ibadah umrah sunah.
“Sesuai jejak rekam medis almarhum termasuk jamaah haji dengan risiko tinggi (risti) karena penyakit diabetes,” ujar Munir, sapaan akrabnya.
Atas peristiwa ini, dia mengucapkan berbelasungkawa yang dalam atas meninggalnya salah satu ketua regu dari kloter 18.
“Semoga diampuni semua dosanya, ditempatkan di jannah-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan,” katanya.
Pejabat kelahiran Bojonegoro ini mengimbau agar jamaah yang lain tetap menjaga kesehatan dan menghindari berbagai hal yang mengakibatkan kendala dalam kesehatan.
“Jangan sampai kelelahan, banyak minum dan simpan tenaga untuk pelaksanaan Armuzna,” pesannya.
Dihubungi secara terpisah, Plh. Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Tuban Mashari memberikan informasi, almarhum merupakan kepala Madrasah Aliyah Darul Ulum Widang.
“Insyaa Allah pukul 12.00 WIB nanti di Masjid Darul Ulum Widang diadakan salat gaib,” ujarnya.
Mashari menyampaikan hingga saat ini sudah tiga jamaah haji Tuban yang meninggal dunia. Pertama Dimyati asal Senori, Ahmad Ibnu Sholah dari Singgahan, dan Gus Abdullah Siddiq dari Widang.







