SURABAYA, Tugujatim.id – Hari terakhir operasional pemberangkatan haji melalui Embarkasi Surabaya yang diperkirakan akan dilaksanakan pada Kamis (22/06/2023).
Hingga kini, jamaah terus berdatangan dari berbagai wilayah yang tergabung dalam setiap kloter. Per Selasa malam (20/06/2023), tercatat seluruh jamaah haji yang diberangkatkan menuju Madinah yakni sudah mencapai 91 persen.
Hal ini diinformasikan oleh Ketua Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya Husnul Maram dalam keterangannya pada Selasa malam (20/06/2023).
“Asrama haji Surabaya sudah memberangkatkan 76 kloter per Selasa,” katanya.
Dapat disimpulkan, total seluruh jamaah yang sudah menuju Madinah yakni 33.082 orang serta 380 petugas.
“Jadi total yang sudah berangkat sekarang 33.462 jamaah atau sekitar mencapai 91 persen,” lanjutnya.
Sementara itu, masih ada beberapa jamaah yang ditunda keberangkatannya karena sakit dan harus mendapatkan perawatan intensif.
Di Asrama Haji Sukolilo Surabaya sendiri, saat ini ada delapan jamaah yang masih dirawat. Mengingat penyakit yang diderita oleh para jamaah cukup serius, di antaranya paru, leukimia, hingga dimensia.
“Ada dua jamaah yang tertunda keberangkatannya karena mendampingi pasangannya yang dirawat di RS Haji,” terang Maram.
Selain itu, kabar duka dari Madinah terus melambung ke Tanah Air. Terbaru, dua jamaah haji asal Jawa Timur telah dinyatakan meninggal dunia di Madinah dan Makkah. Kedua jamaah tersebut juga sudah dimakamkan.
“Mereka masing-masing dimakamkan di Makkah dan Madinah,” jelas kepala Kemenag Jatim tersebut.
Kedua jamaah tersebut yakni Hadori Bakri Arsiman, 68, dari kloter 3 asal Sampang. Dia meninggal pada 19 Juni 2023 dan dimakamkan di kompleks Baqi di Madinah. Kedua, Abd Rohman Ilam, pria berusia 55 tahun dari kloter 52 asal Kabupaten Pasuruan. Dia meninggal dunia juga pada 19 Juni 2023 dan dimakamkan di Makkah.
“Sekarang total jamaah Jawa Timur yang meninggal di Arab ada 23 orang. Kalau total nasional sebanyak 93 orang, jadi 25 persen dari Jatim,” ujarnya.








