MOJOKERTO, Tugujatim.id – Jamaah haji Mojokerto mengikuti puncak rangkaian ibadah haji yaitu di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Setelah sebelumnya ribuan jamaah haji Kabupaten Mojokerto melaksanakan wukuf di Arafah pada Selasa (27/06/2023), mereka kini melaksanakan mabit (bermalam) di Muzdalifah pada hari yang sama sejak pukul 23.15 Waktu Arab Saudi (WAS).
Saat mabit di Muzdalifah, jamaah haji Mojokerto juga mengumpulkan batu kerikil untuk melempar jumrah. Setelah mabit di Muzdalifah, mereka juga akan mabit di Mina.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto M. Zainut Tamam mengatakan, jamaah perlu mabit di Muzdalifah dan Mina. Selain termasuk dalam rangkaian ibadah haji, pergerakan jamaah haji dari Arafah ke Muzdalifah cukup padat sehingga perlu menjaga kondisi dengan beristirahat.
“Pergerakan dari Arafah ke Muzdalifah kan diikuti semua jamaah haji. Selain memang termasuk rangkaian haji, mabit di Muzdalifah juga agar jamaah dapat menjaga kondisi tubuh dengan istirahat,” kata Tamam pada Rabu (28/06/2023).
Sementara itu, jamaah yang mengambil kerikil di Muzdalifah dijadwalkan melempar jumrah Aqabah. Kemudian, pada 11-13 Zulhijah 1444 H (29 Juni-1 Juli 2023), jamaah haji Mojokerto bergeser menuju Mina.
Mereka yang mengambil nafar awal melaksanakan lempar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah pada 11 dan 12 Zulhijah, lalu kembali ke Makkah sebelum terbenam matahari. Lalu, jamaah yang mengambil Nafar Tsani, mereka lempar jumrah pada 11-13 Zulhijah, kemudian baru kembali ke Makkah.
Setelah prosesi di Muzdalifah selesai, rencananya jamaah akan mulai menuju tenda-tenda di Mina pada Subuh Kamis (29/06/2023).
“Setelah selesai mabit Muzdalifah, mulai Subuh besok jamaah mulai berangkat menuju tenda di Mina,” tambah Tamam.
Meski nantinya jamaah sudah melewati puncak rangkaian ibadah haji, Tamam berharap mereka tetap menjaga kondisi tubuh tetap prima sehingga tidak mengganggu kelancaran beribadah haji. Terutama bagi jamaah yang kali pertama beribadah haji.
“Walau sudah selesai Armuzna, jamaah sebaiknya tetap jaga kondisi. Apalagi bagi yang baru kali pertama (beribadah haji) agar haji kali ini dapat berjalan lancar,” harap Tamam.
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








