SURABAYA, Tugujatim.id – Musim haji masa 1444 H/2023 menuju kepulangan mulai Selasa (04/07/2023). Tapi, Kementerian Agama RI sudah mengumumkan kuota haji Indonesia pada 2024.
Sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi telah menginformasikan kuota haji Indonesia pada 2024 melalui surat resmi kepada Kementerian Haji setelah Haflat al-Haj al-Khitamy 1444 H, 30 Juni 2023.
“Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi sudah menginformasikan besaran kuota haji untuk 2024 di sejumlah negara, termasuk di Indonesia. Pada 2024, kuota haji Indonesia 1445 H/2024 sebanyak 221 ribu orang,” kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangannya pada Selasa (04/07/2023).
Baca Juga: Resmi! Bos Juragan 99 Gilang Pramana Hibahkan Bus Jenggala ke Arema FC
Diketahui, jumlah tersebut sama dengan ketentuan kuota jamaah haji tahun ini jika tanpa tambahan kuota dari Pemerintah Arab Saudi.
Merujuk melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 189 Tahun 2023 tentang Kuota Haji Indonesia 2023 ditetapkan bahwa kuota haji Indonesia 2023 berjumlah 221.000. Kemudian Pemerintah Arab Saudi memberikan kuota tambahan sebanyak 8.000. Jadi, totalnya mencapai 229.000 jamaah.
Baca Juga: Debarkasi Surabaya Beri Bonus Air Zam-Zam bagi Jamaah Haji, Per Orang Dapat 10 Liter
Sementara itu, Pemerintah Arab Saudi juga menginformasikan tahapan penyelenggaraan haji untuk 2024 yakni sebagai berikut:
1. 30 Juni 2023: Penyerahan dokumen pekerjaan dan pengumuman kuota haji 2024.
2. 16 September 2023: Melaksanakan rapat persiapan, pembukaan e-hajj untuk input data, rilis daftar perusahaan yang mendapat izin, pembukaan kontrak penerbangan, aktivasi rekening e-hajj.
3. 4 November 2023: Rapat persiapan dituntaskan dan paket pelayanan.
4. 8 Januari 2024: Simposium dan pameran pelayanan haji dan umrah.
5. 24 Februari 2024: Penutupan seluruh kontrak akomodasi dan layanan Masyair.
6. 1 Maret 2024: Awal proses penerbitan visa.
7. 29 April 2024: Penutupan e Hajj dan penerbitan visa.
8. 9 Mei 2024: Awal kedatangan jamaah haji.
Diketahui, pemulangan jamaah haji 1444 H/2023 dimulai Selasa (04/07/2023) dengan jumlah 6.961 orang yang tergabung 18 kelompok terbang (kloter). Sementara itu, Debarkasi Surabaya sebanyak 1.334 dari kloter 01, 02, dan 03.
Writer: Izzatun Najibah
Editor: Dwi Lindawati








