SURABAYA, Tugujatim.id – FIFA kembali menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah untuk ajang piala dunia setelah sebelumnya sempat batal. Piala Dunia U-17 yang digelar di Indonesia ini rencananya akan berlangsung pada November 2023 nanti. Tak hanya Jakarta, Surabaya pun menjadi salah satu venue untuk ajang sepak bola dunia tersebut.
Menjadi lokasi untuk ajang sepak bola akbar, tidak menutup kemungkinan akan ada banyak wisatawan dari berbagai negara yang datang ke Indonesia. Hal ini, tentu saja menjadi peluang bagi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) untuk memajukan sektor ekonomi.
Menparekraf RI, Sandiaga Uno menyebut bahwa saat Piala Dunia U-17 November mendatang, Indonesia menargetkan sebanyak 200 ribu wisatawan mancanegara. “Kami targetkan mudah-mudah 100 ribu sampai 200 ribu wisatawan mancanegara,” katanya, pada Sabtu (15/7/2023).
Berbagai persiapan telah direncanakan, termasuk menyiapkan sejumlah paket wisata yang bisa dinikmati wisatawan mancanegara juga wisatawan lokal sebagai bentuk dukungan kebangkitan ekonomi kreatif. “Ini adalah cikal bakal kita dan kita akan buat paket-paket wisata. Mereka juga bisa mendukung UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) kreatif ekonomi,” ucapnya.
Selain itu, menggandeng UMKM Surabaya dan Jawa Timur untuk turut serta mendukung dan meramaikan Piala Dunia U-17 melalui produk-produk menarik yang telah diciptakan. Salah satunya dengan mencetak produk yang disesuaikan dengan logo Piala Dunia U-17, sehingga bisa dijadikan sebagai souvernir dan oleh-oleh.
“Surabaya ini akan menjadi salah satu tuan rumah dan dimulai 10 November. Hari Pahlawan yang pusatnya memang di Surabaya. Kita akan dorong para pelaku UMKM kreatif yang ada di Surabaya dan Jawa Timur untuk menyesuaikan produknya agar bisa menjadi souvenir dengan logo-logo piala dunia U-17,” pungkasnya.
Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Lizya Kristanti








