• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
bullying tugu jatim

Ribuan siswa dari TK hingga SMA melakukan Kampanye Anti Kekerasan Pada Anak di Surabaya, pada Minggu (23/7/2023). Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Bullying Masih Kerap Dialami Siswa di Surabaya

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 22 Juli 2023 layak menjadi peringatan untuk meningkatkan kesadaran betapa pentingnya perlindungan anak.

Minggu (23/7/2023), ribuan siswa TK hingga SMA se-Surabaya melakukan parade Kampanye Anti Kekerasan Pada Anak. Seolah menyentil dari bergulirnya kasus yang dialami anak-anak mulai dari perundungan atau bullying hingga pelecehan seksual.

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM

Pelajar kelas 7 SMPN 10 Surabaya, Abrisam Wistara Adidarma mengungkapkan bahwa masih banyak anak-anak Surabaya yang mengalami perundungan di sekolah. “Masih banyak anak-anak di Kota Surabaya yang masih dapat kayak dibully, dilecehkan, atau semacamnya,” katanya, pada Minggu (23/7/2023).

Menurutnya, parade itu menjadi momen untuk menyadarkan masyarakat Surabaya agar bisa aware terhadap masalah yang dialami anak. “Jadi peringatan hari ini semoga bisa menyadarkan masyarakat Surabaya untuk bisa lebih memberikan perhatian kepada anak-anak,” harapnya.

Sebagai siswa di bawah umur, ia berharap adanya peran dari pemerintah dan orangtua untuk dapat menyelesaikan kasus bullying. “Pemerintah kota atau guru sekolah bisa lebih banyak sosialisasi ke anak dan orangtua supaya nggak terjadi dibully,” ucapnya.

Pengajar di SMPN 10 Surabaya, Amerta Cahya menjelaskan bahwa sejauh ini para guru juga berupaya memberikan pengertian kepada para siswa untuk tidak melakukan bullying. “Saya minta ke anak-anak untuk saling sayang sama temannya. Nggak boleh olok-olok nama orangtuanya, biasanya kan suka gitu. Saya berharap semoga tidak ada bully,” tuturnya.

Namun memang, tak dapat dipungkiri bahwa berbagai masalah yang dialami oleh anak-anak masih kerap terjadi, terutama di lingkungan sekolah.

“Mereka biasanya anak-anak kena masalah keluarga, nggak bisa lepas dari sosial media, sehingga yang terus menjadi PR kami adalah mengajarkan nilai kesopanan, tanggung jawab, kejujuran, ketulusan dan toleransi,” tandasnya.

Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita Surabayaberita Surabaya hari inibullyingSiswa SurabayaSurabaya
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Next Post
Peringkat Kampus Psikologi Terbaik di Indonesia, Universitas Negeri Malang Tempati Peringkat 5 Versi SIR 2023

Peringkat Kampus Psikologi Terbaik di Indonesia, Universitas Negeri Malang Tempati Peringkat 5 Versi SIR 2023

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID