SURABAYA, Tugujatim.id – Setelah sempat diberhentikan sementara sejak 4 Agustus 2023 lalu, tepatnya setelah Persebaya kalah dari Persikabo di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, kini Aji Santoso memilih melambaikan tangan perpisahan dengan Persebaya.
“Persebaya resmi mengakhiri kerja sama dengan Aji Santoso pada Minggu (13/8/2023),” tulis manajemen Persebaya melalui akun Instagramnya, pada Senin (14/8/2023).
Terhitung, sudah empat tahun lamanya Aji memimpin menjadi pelatih untuk tim Baju Ijo. Ia juga telah berhasil membawa kemenangan untuk Persebaya pada liga sebelumnya. “Bersama sejak Liga 1 2019 di pertengahan musim, banyak kisah sedih dan bahagia dilalui Persebaya dengan coach Aji,” tambah manajemen.
Lebih lanjut, dalam keterangan tersebut sebenarnya manajemen Persebaya mencoba menawarkan beberapa opsi posisi untuk Aji. Namun, pelatih asal Malang ini justru memilih untuk memutus kontrak dan berpisah dengan tim.
“Manajemen Persebaya sebenarnya mencoba menawarkan sejumlah posisi baru untuk coach Aji sejak diistirahatkan menjadi pelatih kepala pasca kekalahan dengan Persikabo lalu, agar coach Aji bisa menyelesaikan kontrak sampai April 2024. Namun coach Aji menolak tawaran itu,” jelas Persebaya.
Dalam pernyataan sebelumnya, pelatih kelahiran Malang ini menyatakan bahwa setelah menelan kekalahan dengan Persikabo, tanggung jawab sepenuhnya berada di tangannya. Dengan raut wajah pasrah, ia menegaskan bahwa akan menerima segala keputusan manajemen.
“Mungkin manajemen akan memanggil saya. Tetapi saya siap dengan segala konsekuensi apapun dengan hasil yang bagus ini,” ungkap Aji melalui pemberitaan sebelumnya.
Keputusan ini bergulir setelah Aji gagal meraih target manajemen untuk membawa tujuh poin hingga laga pekan kesembilan.
Aji pertama kali bergabung dengan Persebaya sebagai pelatih terhitung sejak 2019 lalu. Dengan etos kerjanya melatih seluruh pemain, Aji membawa Persebaya meraih kemenangan saat Piala Gubernur 2020 di ajang pramusim. Namun, ia gagal meraih juara di Liga 1 2020/2021.
Memperbaiki performa Bajul Ijo semakin keras, akhirnya Persebaya berhasil menduduki ranking lima dalam klasemen akhir Liga 1 2021/2022 dengan total 63 poin. Ia juga didapuk sebagai pelatih terbaik mengalahkan pelatih Bali United yang menjadi juara satu di Liga 1 2021/2022.
Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Lizya Kristanti








