PASURUAN, Tugujatim.id – Di tengah keterbatasannya, para difabel di Kota Pasuruan, Jawa Timur, tetap bersemangat merayakan HUT ke-78 Republik Indonesia (RI).
Ratusan difabel itu nampak riang gembira mengikuti lomba 17 agustusan di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Pasuruan, pada Jumat (18/8/2023).
Mereka nampak riang dan tidak canggung meskipun harus berlomba dengan orang normal.

Salah satunya Diego Mustain, penyandang tunanetra ini nampak antusias mengikuti lomba rias. Meskipun tidak bisa melihat jelas wajah orang yang dirias, namun tangannya berusaha meraba-raba untuk merasakan bagian wajah rekannya.
“Ini pertama kalinya rias, ya memang, tapi seru. Selain diraba cara mengetahuinya lewat suara, kan diarahkan,” ujar Diego.
Selain lomba rias, para difabel itu juga mengikuti berbagai lomba ketangkasan lain. Seperti lomba menyuapi makan pisang yang diikuti tunanetra hingga tunadaksa. Serta lomba jepit balon dengan punggung yang diikuti penyandang tunarungu wicara dan tunagrahita.
“Tadi ikut lomba makan pisang, saya yang disuapi sampai kekenyangan,” ujar Mabrur, penyandang tunadaksa.
Lomba agustusan untuk para kaum disabilitas ini diinisiasi oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pasuruan.
Kepala Dinsos Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat mengatakan bahwa dirinya memang sengaja membaurkan antara difabel dengan orang normal. “Tujuannya biar mereka tidak merasa minder dan bisa membaur dengan orang-orang normal lainnya,” jelas Kokoh.
Selain diikutkan lomba, para difabel itu rencananya juga akan diajak tampil untuk mengikuti karnaval 17 agutusan bersama dengan warga Kota Pasuruan lainnya. “Nantinya mereka akan jadi perwakilan karnaval dari Dinsos Kota Pasuruan,” pungkasnya.
Reporter: Laoh Mahfud
Editor: Lizya Kristanti








