MALANG, Tugujatim.id – Jeda kompetisi Liga Futsal Profesional diisi dengan hal positif oleh Manajemen Unggul FC. Manajemen berbagi ilmu dengan para anggota Forum Komunitas Pelatih Futsal Malang Raya, pada Rabu (6/9/2023).
Forum Komunitas Pelatih Futsal Malang Raya ini berisikan sejumlah pelatih futsal dari Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.
Dalam agenda yang dihelat di Unggul Sport Center (USC) ini, manajemen menggandeng staf kepelatihan Timnas Indonesia yakni Asisten Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Sayan Kamadi.

Manajer Unggul FC Malang, Usa Laksono mengatakan, pihaknya ingin memberi edukasi kepada setiap pelatih futsal yang ada di Malang Raya agar bisa menularkan ilmunya kepada anak didik mereka. “Kami Unggul FC Malang ingin mewadahi, memfasilitasi, dan mengedukasi para pelatih futsal se-Malang Raya. Bagaimana sih coaching process yang benar dari ahlinya di Timnas Futsal Indonesia,” katanya.
“Selain itu, kalau gak terbentur waktu dan halangan, kami ingin membuat sebuah terobosan, dengan mengadakan sebuah turnamen kategori U-16. Semoga sesuai harapan coaching staf di Malang Raya,” tambah Usa.
Sementara Sayan Kamadi membocorkan beberapa poin tujuan digelarnya diskusi bersama Forum Komunitas Pelatih Futsal Malang Raya ini. Salah satu tugas mulia mereka adalah membantu Unggul FC Malang menciptakan bibit-bibit berbakat untuk Timnas Futsal Indonesia.
Menurut Sayan, ia hanya memberikan gambaran bagaimana futsal yang lebih modern dengan segala perkembangan yang sekarang. Mulai bagaimana caranya menyerang yang baik, bertahan yang baik, transisi, dan ditambah setplay dan powerplay.
“Saya juga memberikan materi teori bagaimana tahapan melatih, memberikan training kepada pemain, basic, function, advance, dan situasinya. Bagaimana setiap pemain bisa memahami konsep yang diberikan. Intinya bagaimana kita bisa bermain lebih efektif sebagai tim, bukan sekadar individu,” kata Sayan.
“Harapannya, muncul bibit-bibit atlet futsal berbakat dari Malang Raya, yang mewakili daerah mereka mengikuti Porprov atau tim PON Jawa Timur. Yang utama, agar ke depannya Unggul FC Malang bisa memunculkan pemain-pemain Timnas Futsal Indonesia dari Malang,” tandasnya.
Salah seorang peserta, Rizal Ahmad Fatoni mengaku banyak mendapatkan ilmu dalam acara ini. Pria yang merupakan pelatih tim futsal Kuantanamo itu tak hanya mendapatkan teori, tapi juga bisa merasakan sendiri praktiknya. “Sebagai pelatih, kita gak bisa mempraktikkan di lapangan tanpa bisa mempersiapkannya secara tertulis,” ujar Aiboy, sapaan akrabnya.
Senada dengan hal itu, peserta lainnya, Fandi Perwira Pamungkas mengungkap kegirangannya berkesempatan untuk meningkatkan level ilmu kepelatihannya lewat agenda ini.
Akademisi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang (FIK UMM) itu menyebut banyak manfaat yang didapatkannya. “Selain untuk upgrade ilmu, kita jadi tahu bagaimana membangun program latihan, pengaplikasiannya, dan mengatur intensitas latihan tersebut. Nantinya bisa ditularkan, dikembangkan,” tandasnya.
Reporter: Yona Arianto
Editor: Lizya Kristanti








