SURABAYA, Tugujatim.id – Ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur ke-VIII 2023 yang digelar di empat kabupaten/kota menjadi multiplier effect untuk sektor ekonomi dan pariwisata. Seperti diberitakan sebelumnya, Porprov VIII Jatim 2023 melibatkan setidaknya 17.300 orang lebih. Mulai dari atlet, tim pelatih, dan official.
“Ada 54 cabor yang dipertandingkan yang digelar di Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, dan Kabupaten Jombang. Bisa dibilang ini porprov lebih besar dibandingkan PON,” kata ketua panitia besar (PB) Porprov VIII Jatim Muhammad Ali Affandi LaNyalla Mattaliti kepada Tugu Jatim, Kamis malam (07/09/2023).
Menjadi perhelatan akbar, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebelumnya berharap jika Porprov VIII Jatim 2023 bisa mencapai rekor nasional sampai internasional.
“Apabila bisa pecah rekor, ini merupakan prestasi buat kami semua. Karena usia maksimal Porprov ini 23 tahun. Dan prestasi akan terlihat pada saat PON 2028 di NTT dan NTB,” bebernya.
Pria yang menjabat sebagai ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya tersebut juga menilai bahwa tidak menutup kemungkinan akan ada perputaran ekonomi yang cukup signifikan di empat kabupaten/kota yang menjadi tuan rumah Porprov VIII Jatim 2023.
Seperti halnya yang diungkapkan saat penutupan Porprov VII Jatim 2022 di Lumajang. Di mana, perputaran ekonomi telah mencapai Rp120 miliar.
“Sebagai best marking aja di Lumajang pada saat penutupan, total perputaran uang porprov selama seminggu itu sekitar Rp120 miliar. Tentunya multiplier effect ini lebih besar, apalagi Porprov VIII ini jauh lebih meriah,” ujarnya.
Ha tersebut tentu tidak lepas dari dorongan sektor ekonomi dan pariwisata. Karena itu, dia meminta masyarakat untuk ikut mendukung dan memeriahkan perhelatan yang digelar setiap satu tahun sekali ini.
Writer: Izzatun Najibah
Editor: Dwi Lindawati








