TUBAN, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban kembali menggelar gerakan pangan murah pada Rabu (18/10/2023). Sayangnya, gerakan yang difokuskan di kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban, tepatnya di Jalan Mastrip, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, itu memicu polemik.
Diduga dalam gelaran gerakan pangan murah ini tidak tepat sasaran alias hanya untuk kalangan tertentu, tidak untuk masyarakat biasa.
Berdasarkan pantauan Tugu Jatim di lapangan, banyak yang menyerbu lokasi penjualan bahan pangan ini. Mereka sebagian besar berseragam putih dan ada logo Pemkab Tuban di baju. Disinyalir, mereka merupakan pegawai negeri sipil lingkungan Pemkab Tuban yang memanfaatkan momentum ini.
Selain itu, dari spanduk yang terpasang di belakang stan penjualan gerakan pangan murah yang diklaim harganya di bawah harga pasar ini, terpampangan bertuliskan dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Kepala DKP2P Kabupaten Tuban Eko Julianto saat dikonfirmasi Tugu Jatim mengatakan, pihaknya mengarahkan untuk menemui kepala bidangnya bernama Suyanto. Namun, saat coba dikonfirmasi yang bersangkutan tidak meresponsnya.
Kemudian wartawan Tugu Jatim mencoba kembali mengonfirmasi kepada Kepala DKP2P Eko Julianto terkait gerakan pangan murah yang diduga tidak tepat sasaran. Dia menjawab, masih melakukan rapat internal.
“Masih rapat internal,” jawabnya.
Hingga berita ini diterbitkan, masih belum ada konfirmasi detail soal polemik gerakan pangan murah yang diselenggarakan Pemkab Tuban.
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








