SURABAYA, Tugujatim.id – Ajang sepak bola akbar Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur, dimulai pada Jumat (10/11/2023).
Pertandingan pertama mempertemukan Panama vs Maroko kick off pukul 16.00 WIB. Lalu pertandingan kedua, Indonesia vs Ekuador dimulai pukul 19.00 malam.
Sementara itu, opening ceremony akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, PSSI, hingga FIFA, pukul 18.00 WIB.
Dari pantauan Tugujatim.id, sejak pukul 15.00 WIB, ribuan suporter mulai berdatangan ke GBT. Berseragam merah dan putih menjadi indentitas dukungan untuk Timnas Indonesia. Beberapa di antara mereka bahkan membawa atribut Palestina.
Seperti yang dilakukan oleh suporter asal Kota Kediri, Fahruriza. Membawa syal bendera Palestina di ajang Piala Dunia U-17, dia menuturkanbahwa hal tersebut merupakan bentuk dukungan dan solidaritas untuk warga Palestina.
“Karena kita tahu di sana lagi bersedih tetapi kita di sini itungannya pesta. Tapi kita harus salut dengan Palestina yang bertahan dan kita harus mendukung Palestina karena di sana terjadi pembantaian anak-anak dan wanita karena mereka (Israel) teroris,” katanya, pada Jumat (10/11/2023) sore.
Pertama kali digelar di Indonesia sebagai tuan rumah, FIFA Piala Dunia U-17 memang menjadi momen yang dinanti bagi masyarakat Indonesia. “Sama pertama kali lihat, karena ini kelas dunia lumayan sangat bangga. Karena kita bisa menyelenggarakan di sini, terutama di Surabaya dengan vibe seperti di luar (negeri),” ucapnya.
Sebagai pencinta sepak bola, dia optimistis Indonesia bisa merebut poin atas Ekuador. “Prediksi skor 3-0 sih, Indonesia harus menang,” ucapnya.
Terpisah, suporter asal Malang, Novi juga merasa bangga atas terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17. “Bagus sih, jadi tuan rumah. Jadi memotivasi Indonesia lebih maju. Tapi untuk fasilitas sudah bagus,” ucapnya.
Beranjak dari Malang pukul enam pagi, dia juga sempat berwisata sejenak di Surabaya dan merasa senang ketika menuju GBT melihat antusiasme penonton yang tinggi. “Tadi berangkat jam enam pagi, terus jalan-jalan di Surabaya sebentar. Dan sampai sini memang antusiasmenya sangat tinggi penonton,” ucapnya.
Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Lizya Kristanti








