• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ribuan anggrek mati di greenhouse Bumdes Desa Sadengrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim

Ribuan anggrek mati di greenhouse Bumdes Desa Sadengrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim

Ribuan Bibit Anggrek di Pasuruan Mati, Petani Rugi Puluhan Juta Rupiah

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

Akibat Panas Terik Kemarau

PASURUAN, Tugujatim.id – Kemarau panjang masih dirasakan di sejumlah wilayah di Pasuruan, Jawa Timur. Suhu panas akibat kemarau panjang ini berdampak pada budi daya tanaman hias.

You might also like

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

05/06/2026 8:55 AM
Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

04/06/2026 9:30 PM

Salah satu yang merasakan dampaknya adalah petani anggrek di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Panas ekstrem yang terjadi selama beberapa bulan terakhir menyebabkan petani anggrek kalang kabut.

Petani anggrek di Desa Sadengrejo, Hudan Dardiri mengatakan bahwa akibat suhu panas, banyak anggrek yang mati. Tidak kurang dari ribuan bibit anggrek yang dibudidayakan di tiga greenhouse milik Bumdes Sadengrejo, daunnya mengering, batangnya juga, sehingga banyak yang tak bisa diselamatkan.

WhatsApp Image 2023 11 12 at 14.56.18
Daun anggrek mengering di greenhouse Bumdes Desa Sadengrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim

“Mulai Juli kemarin, mungkin sudah ada 1000-an anggrek yang masih dibotol-botol kecil itu mati,” ujar Hudan, pada Minggu (12/11/2023).

Hudan mengatakan bahwa satu botol kecil bibit anggrek biasanya laku dijual senilai Rp50 ribu. Dengan kata lain, maka selama empat bulan terakhir, dia sudah mengalami kerugian hingga Rp50 juta.

Tak hanya itu, terik matahari ditambah panas yang mencapai suhu rata-rata 35 derajat celcius ini juga berdampak pada paranet atau jaring pelindung panas. “Paranetnya juga ada yang rusak, meleleh kena panas,” ungkapnya

WhatsApp Image 2023 11 12 at 14.54.16
Lokasi pembudidayaan anggrek di greenhouse Bumdes Desa Sadengrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim

Walhasil, produktifitas pembudidayaan anggrek di Desa Sadengrejo pun ikut menurun drastis. Hudan menyebut bahwa sebelum kemarau, normalnya dia bisa mengirim antara 3.000 hingga 4.000 botol bibit anggrek kecil. Namun kini, jumlah pengiriman anggreknya menurun drastis hingga 75 persen. Pasalnya, untuk menambah jumlah budi daya bibit anggrek baru, dia mengaku belum berani ambil resiko

“Sekarang kirimnya sebulan cuma 1.000 botol, ngirimnya di sekitaran Jatim, tapi seringnya ke Batu, Malang,” jelasnya.

Dia berharap ada bantuan dari pemerintah dalam menanggulangi efek dari kemarau panjang ini. Salah satu hal yang dibutuhkan para petani anggrek adalah terkait bantuan paranet untuk menangkal panas dan terik matahari langsung ke tanaman. “Kalau kita butuhnya ya jaring paranet itu,” ucapnya.

“Sementara ini saya berusaha nambah dari segi penyiraman air, biasanya sehari sekali, sekarang tiap pagi dan sore selalu disiram,” pungkasnya.

Reporter: Laoh Mahfud
Editor: Lizya Kristanti

Tags: Anggrekberita Pasuruanberita Pasuruan hari inibibit anggrekPasuruan
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 9:30 PM
0

Tugujatim.id – Di tengah derasnya arus konten yang muncul setiap hari di TikTok, perhatian pengguna menjadi sesuatu yang sangat berharga....

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Bojonegoro

Jasa Jagal Hingga Las Hewan Kurban, Ramai Diburu Saat Iduladha di Bojonegoro

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 8:14 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Momentum Hari Raya Iduladha membawa berkah tersendiri bagi sejumlah warga di Kabupaten Bojonegoro. Tidak hanya pedagang hewan...

Next Post
Babak Pertama, Venezuela Unggul 1:0 Atas New Zealand

Babak Pertama, Venezuela Unggul 1:0 Atas New Zealand

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID