MOJOKERTO, Tugujatim.id – Kuota haji pada 2024 untuk Kabupaten Mojokerto diketahui sejumlah 1.378 calon jamaah haji (CJH). Kuota yang dimaksud terdiri dari CJH reguler dan jamaah kategori lanjut usia (lansia) yang mendapat prioritas berangkat pada 2024.
Hal ini diterangkan oleh Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto Nur Rokhmad. Rokhmad melanjutkan bahwa kuota haji pada 2024 tidak berbeda jauh dari penyelenggaran haji pada tahun sebelumnya.
“Untuk kuota 2023 lalu memang hampir tembus 1.400 orang, tepatnya 1.387 jamaah haji. Sementara untuk kuota 2024 ini berjumlah 1.378 calon jamaah haji,” kata Rokhmad, Sabtu (13/01/2024).
Sementara itu, kuota haji jamaah yang masuk pada 2024 berasal dari antrean porsi yang mendaftar pada rentang waktu November 2011 hingga Januari 2012. Lalu setelah ditetapkan masuk kuota, ribuan calon jamaah haji ini diwajibkan melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) sejumlah Rp35,5 juta dalam kurun waktu sekitar 1 bulan ke depan.
“Jumlah yang dilunasi itu sudah dibuka. Jadi waktu pelunasan selama sekitar satu bulan, mulai 10 Januari hingga 12 Februari 2024,” tambah Rokhmad.
Untuk jamaah lansia, Rokhmad menjelaskan, kategori yang masuk prioritas tersebut adalah CJH yang sudah memperoleh nomor porsi minimal 5 tahun ke belakang.
“Lalu untuk rentang usia lansia itu antara usia 85-109 tahun,” imbuhnya.
Meski demikian, CJH yang sudah masuk kuota 2024 tidak bisa asal melunasi Bipih. Sebab, CJH yang dimaksud diharuskan melakoni tes kesehatan. Pemeriksaan kesehatan tersebut untuk memastikan CJH yang bersangkutan siap dari segi kesehatan saat melaksanakan ibadah di Tanah Suci.
“Pemeriksaan kesehatan juga sudah berjalan. Kami melibatkan dinas kesehatan (dinkes) melalui puskesmas,” ujar Rokhmad.
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








