• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Para pendaki dan wisatawan di Puncak Budug Asu di Lawang, Kabupaten Malang. (Foto: Rizal Adhi/Tugu Jatim)

Para pendaki dan wisatawan di Puncak Budug Asu di Lawang, Kabupaten Malang. (Foto: Rizal Adhi/Tugu Jatim)

Wisata Puncak Budug Asu di Malang, Pendakian Ringan dengan Sajian Pemandangan Indah

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Objek wisata pendakian di Malang Raya masih menjadi primadona bagi masyarakat pecinta alam. Salah satu objek wisata pendakian yang saat ini sedang naik daun adalah Puncak Budug Asu di Desa Gunungrejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

Untuk bisa mencapai puncak Budug Asu, pendaki wajib memarkirkan sepeda motor di pos loket yang berada di sekitar perkebunan teh.

You might also like

Mata Air Jawa Timur

20 Mata Air Jawa Timur Terbesar yang Menjadi Sumber Kehidupan Warga

17/07/2026 6:24 PM
Candi Penataran Blitar.

Candi Penataran Blitar, Mahakarya Majapahit yang Masih Menyimpan Misteri

17/07/2026 9:45 AM

Setelah itu para pendaki wajib berjalan kaki untuk sampai ke puncak, kurang lebih perjalanan ditempuh 2-3 jam dengan melakukan perjalanan santai.

Di sepanjang perjalanan, mata pendaki akan dimanjakan oleh perkebunan teh, perkebunan kopi hingga pepohonan pinus yang rindang.

Sepanjang track pendakian, hampir seluruhnya didominasi tanjakan ringan dengan jalan bebatuan.

Namun, sebelum sampai di puncak, pendaki akan diminta memilih track pendakian terakhir. Satu track disebut tanjakan demit, artinya pendaki harus melewati track yang tingkat kemiringannya sangat ekstrem, hampir 90 derajat kemiringannya, para pendaki juga disediakan tali untuk membantu melewati tebing ini. Namun, jalur ini lebih cepat daripada jalur kedua.

Suasana hamparan dan lipatan pegunungan yang terlihat di Budug Asu, Malang. (Foto: Rizal Adhi/Tugu Jatim)
Suasana hamparan dan lipatan pegunungan yang terlihat di Budug Asu, Malang. (Foto: Rizal Adhi/Tugu Jatim)

Di jalur kedua disebut jalur santai, track pendakian tergolong landai dan mudah. Namun, pendaki harus memutar sekitar 2-3 kali lebih jauh daripada jalur tanjakan demit.

Namun, semua kelelahan dan keletihan sepanjang perjalanan terobati saat sampai di puncak. Panorama kaki Gunung Arjuno terlihat jelas dengan bukit-bukit seperti di Eropa.

Sangat cocok untuk memenuhi koleksi foto di Instagram, atau sekedar mencari kesunyian dari penatnya hiruk pikuk perkotaan.

Salah satu pendaki asal Kepanjen, Imamuddin Abil, mengatakan jika menyempatkan ke Budug Asu saat musim liburan.

“Saya kemari sudah kedua kali, namun keindahannya tidak pernah lekang oleh waktu,” jelasnya.

Pria penggemar Manchester United ini mengatakan datang ke Budug Asu bersama rombongan kawannya berjumlah 7 orang.

“Kami datang berdelapan sama saya, memang kebetulan ada teman yang kerja di Papua pulang. Jadi kita sempatkan naik gunung buat pemanasan saja di sini,” tutur pria yang akrab disapa Abil ini.

Salah satu pendaki berswafoto di Budug Asu, Malang, di belakangnya tampak keindahan pemandangan pegunungan. (Foto: Rizal Adhi/Tugu Jatim)
Salah satu pendaki berswafoto di Budug Asu, Malang, di belakangnya tampak keindahan pemandangan pegunungan. (Foto: Rizal Adhi/Tugu Jatim)

Di tempat yang sama, teman satu rombongan Abil, Aditya Choryanda, mengatakan dirinya baru pertama kali mendaki gunung.

“Awalnya di tengah perjalanan saya sempat berpikir ngapain saya ikut-ikutan naik gunung. Soalnya ini pertama kali saya mendaki,” ungkapnya.

Namun, ia mengatakan usahanya tidak sia-sia setelah sampai di puncak Budug Asu.

“Pemandangan di sini luar biasa, saya langsung jatuh cinta dan terpikir ingin naik gunung-gunung lain untuk melihat pemandangan di atas langit,” tegasnya.

Terakhir, pria berkacamata ini mengatakan jika dirinya tidak kapok mendaki pucak yang ketinggiannya 2.000 mdpl ini.

“Nanti kalau ada kesempatan saya pasti menyempatkan datang kemari lagi,” pungkasnya.

Terakhir, untuk tiket masuk, pengunjung hanya dikenai biaya Rp 10 ribu rupiah. Dan biaya parkir Rp 2 ribu untuk roda 2, sementara roda 4 dikenai biaya Rp 4 ribu. Namun, ada biaya tersendiri bagi pendaki yang menginap di puncak, biaya parkirnya menjadi Rp 20 ribu.

Tags: Destinasi WisataKabupaten MalangMalangWisata
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Mata Air Jawa Timur

20 Mata Air Jawa Timur Terbesar yang Menjadi Sumber Kehidupan Warga

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 6:24 PM
0

Tugujatim.id – Jawa Timur dikenal memiliki banyak sumber mata air yang tersebar di berbagai daerah, mulai dari kawasan pegunungan hingga...

Candi Penataran Blitar.

Candi Penataran Blitar, Mahakarya Majapahit yang Masih Menyimpan Misteri

by Dwi Linda
17/07/2026 9:45 AM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Candi Penataran Blitar merupakan situs bersejarah penting di Jawa Timur. Kompleks ini menjadi peninggalan besar dari masa...

Mikutopia Batu.

Mikutopia Batu Hadirkan Paket Pre-Wedding Unik, Berlatar Kastel Jamur dan Sunset Gunung Arjuno

by Dwi Linda
16/07/2026 2:00 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Destinasi wisata Mikutopia di Kota Batu, Jawa Timur, menghadirkan inovasi baru yang unik bagi pasangan yang akan...

Pantai Malang Selatan

Pantai Malang Selatan yang Masih Sepi dan Pemandangannya Indah, Cocok untuk Healing saat Liburan

by Mochamad Abdurrochim
15/07/2026 4:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kawasan Pantai Malang Selatan selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam pesisir....

Next Post
Jimmy Novenaldi bersama kakaknya, Melda Guswita yang baru saja diwisuda. (Foto: Dokumen)

Bantuan Alira dan Ero Sangat Bermanfaat untuk Hidup Termasuk buat Kuliah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID