• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Hewan komodo. (Foto: Pixabay/Tugu Jatim)

Hewan komodo. (Foto: Pixabay)

4 Fakta soal Komodo, Mulai Muntah “Pelet Lambung” hingga Jadi Kanibal

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Semua pasti sudah tak asing dengan komodo (Varanus komodoensis), reptil endemik asli Indonesia, yang ada di Pulau Komodo dan pulau-pulau kecil sekitaran Nusa Tenggara Timur (NTT). Bisa dibilang, kadal besar ini adalah spesies purba alias dinosaurus yang masih survive hingga saat ini.

Pulau Komodo. (Foto: Pixabay/Tugu Jatim)
Pulau Komodo. (Foto: Pixabay)

Menariknya, tahukah Anda bahwa komodo juga bisa dibilang merupakan spesies teraneh? Tak hanya jadi spesies purba, komodo juga punya banyak kebiasaan aneh yang tak lazim dan bikin orang bergidik. Berikut sederet fakta aneh komodo yang dihimpun Tugu Malang ID, partner Tugu Jatim ID.

You might also like

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

21/07/2026 3:21 PM
Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

21/07/2026 3:00 PM

1. Kerap Muntahkan Pelet Lambung usai Makan

Dilansir dari berbagai sumber, komodo diketahui bisa memakan mangsa yang seukuran badannya dalam sekali lahap. Artinya, satwa ini tercatat sebagai predator yang buas, rakus, dan mematikan.

Namun, ada satu fakta unik. Usai kadal besar ini menyantap mangsanya, dia akan selalu memuntahkan “pelet lambung”. Jadi, mekanisme pencernaan reptil ini secara alamiah akan memuntahkan sisa makanan yang tak dapat dicerna seperti tanduk, bulu, gigi, dan lain-lainnya.

2. Kanibal Pemangsa Bayinya Sendiri

Fakta ini tentu akan membuat bulu kuduk Anda berdiri. Sebab, hewan ini suatu saat bisa jadi kanibal karena terkadang bisa memakan bayinya sendiri. Kebiasaan ini biasanya dilakukan komodo betina.

Komodo yang sedang makan. (Foto: Pixabay/Tugu Jatim)
Komodo yang sedang makan. (Foto: Pixabay)

Di mana komodo betina seperti seolah merasa putus asa jika tak mendapat mangsa buruan. Maka, bayinya sendiri bisa jadi mangsa yang empuk agar dirinya tetap dapat bertahan hidup. Karena itu, biasanya kadal-kadal muda banyak menghabiskan waktu di atas pohon untuk menghindari komodo berukuran besar.

3. Komodo Betina Bisa Bertelur tanpa Kawin

Fakta aneh lainnya, komodo betina bisa saja berkembang biak tanpa harus kawin. Hal ini pun pernah diteliti pada 2006 dan diverifikasi, komodo betina tetap dapat bereproduksi secara aseksual melalui proses yang disebut partenogenesis.

Jadi, meski tidak dibuahi oleh pejantannya, maka dia masih bisa bertelur. Analisis genetik pada beberapa telur juga ditegaskan tidak ada kontribusi lahir dari dibuahi si jantan. Dengan kata lain, betina adalah ibu dan ayah dari para bayi komodo.

4. Komodo Juga Suka Main-Main

Selain aneh dan menyeramkan, dinosaurus terakhir ini juga sama seperti makhluk hidup lainnya. Suka bermain. Hal ini diamati oleh para ahli dari sejumlah individu komodo yang tampak bahagia bermain sekop dan sepatu. Cara hewan ini berinteraksi dengan benda, dikatakan tidak memiliki indikasi agresi atau motivasi menyerang.

Sebagai informasi, komodo sebagai reptil purba ini hanya dapat ditemukan di sejumlah kepulauan kecil di timur IndonesIa. Namun faktanya, dari hasil jejak rekam fosil para peneliti, tercatat komodo juga pernah ada di daratan Australia.

Namun, komodo diprediksi bermigrasi ke daratan Indonesia timur dan tiba di Pulau Flores 900.000 tahun yang lalu. Sebuah penelitian yang diterbitkan jurnal PLOS One tahun 2009, komodo di Australia punah sekitar 50.000 tahun yang lalu.

Tak hanya itu, kadal raksasa ini hilang dari semua pulau kecil. Karena itu, status populasinya saat ini dinyatakan “rentan terhadap kepunahan”.

Tags: Fakta komodoHewan kanibalHewan komodoHewan reptilNusa Tenggara TimurPulau Komodo
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Next Post
Ilustrasi penerima cinta dengan hati. (Foto: Pixabay/Tugu Jatim)

Empunya Hati

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID