• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bubur Muhdor.

Anak-anak berburu bubur Muhdor, bubur khas Timur Tengah di Tuban, Jumat (15/03/2024). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Berburu Takjil Gratis! Warga Tuban Rela Antre demi Nikmati Lezatnya Bubur Muhdor Khas Timur Tengah

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Tuban kini tengah menyambut bulan suci Ramadan dengan antusias, apalagi saat berburu takjil gratis. Salah satu kegiatan yang selalu menjadi sorotan yaitu berburu takjil bubur muhdor untuk berbuka puasa.

Bubur Muhdor jadi salah satu sajian favorit di Tuban karena bercita rasa khas Timur Tengah. Setiap sore menjelang waktu berbuka, Masjid Muhdor di kawasan kampung Arab, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban, Jawa Timur, ini selalu diserbu warga yang mencari bubur lezat.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Sajian bubur Muhdor memang selalu disiapkan oleh Takmir Masjid Muhdor untuk takjil masyarakat sekitar yang ingin berbuka puasa. Karena itu, masakan ini diberi nama Bubur Muhdor.

Bubur Muhdor Tuban.
Pengurus Takmir Masjid Muhdor yang membagikan bubur kepada masyarakat yang mengantre sejak pukul 16.30 WIB, Jumat (15/03/2024). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Bubur ini dikenal dengan cita rasanya yang khas dan aroma rempah yang menggugah selera. Warga Tuban tidak hanya menikmati kelezatannya, tapi juga menikmati proses berburu takjil yang menjadi momen sosial bagi mereka.

Menurut penuturan Ketua Remaja Masjid Muhdor Alwi Ba’agil mengatakan, bubur ini sudah ada sejak 1937 atau 87 tahun silam. Periode kolonialisme. Kala itu, sajian makanan itu diberikan kepada para masakin dan fuqora atau untuk para fakir miskin. Seiring berjalannya waktu, masyarakat mulai menyukai cita rasa dari bubur ini hingga akhirnya semua kalangan bisa merasakannya.

Bubur Muhdor di Tuban.
Warga tampak antre berburu bubur Muhdor, bubur khas Timur Tengah yang hanya ada di bulan Ramadan pada Jumat (15/03/2024). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

“Kalau dulu kapasitas membuatnya sedikit. Lambat laun menjadi semakin banyak. Kini kapasitasnya hampir 500 porsi habis dalam waktu sekejap,” kata Alwi, sapaan akrabnya.

Alwi juga menyampaikan, bubur ini menggabungkan aroma rempah-rempah khas Timur Tengah seperti saffron, jinten, dan kayu manis dengan kekayaan bumbu Nusantara seperti serai, jahe, dan daun pandan. Hasilnya, bubur yang kaya akan cita rasa memberikan sensasi kuliner yang memanjakan lidah.

“Untuk membuat bubur ini membutuhkan waktu sekitar dua jam lebih. Ini kami sediakan sejak awal Ramadan hingga akhir. Ini pun ditanggung oleh donatur tetap yang setiap tahun menyisihkan hartanya untuk memberikan takjil untuk masyarakat,” terangnya.

Berburu takjil bubur Muhdor.
Keceriaan anak-anak berburu bubur Muhdor. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Sementara itu, Alvino, salah satu bocah yang ikut berburu bubur Muhdor menyampaikan, hampir setiap hari dia ikut mengantre bersama warga lainnya. Dia membawa dua wadah untuk menampung bubur yang akan dibawa pulang untuk santap bersama keluarganya.

“Setiap Ramadan, kami selalu menantikannya. Rasanya lezat dan gurih membuat kami ketagihan,” ujar Alvino.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniBubur di Masjid Muhdor TubanBubur Muhdor khas Timur TengahKabupaten Tuban hari iniMasjid Muhdor di TubanMasjid Muhdor TubanSejarah ada bubur muhdor di Tuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Proyek MRT.

Pemprov Jatim Bangun Proyek MRT di Surabaya, Gandeng Pemerintah Inggris: Ini Rutenya!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID