• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
CEO Paragon Technology and Innovation Salman Subakat dalam acara Workshop Kurikulum KPT-OBE Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) yang digelar Selasa (22/06/2021). (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

CEO Paragon Technology and Innovation Salman Subakat dalam acara Workshop Kurikulum KPT-OBE Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) yang digelar Selasa (22/06/2021). (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

CEO Paragon Salman Subakat Bagi Tips Berinovasi hingga Bikin Pondasi Kuat di Tengah Pandemi Covid-19

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Workshop Kurikulum KPT-OBE Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) yang digelar pada Selasa (22/06/2021) menghadirkan CEO Paragon Technology and Innovation Salman Subakat. Acara yang digelar melalui Zoom tersebut bertujuan dalam rangka merancang Kurikulum Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka. Dalam workshop ini, Salman juga membagi tips bikin pondasi perusahaan kuat agar tak tumbang di tengah pandemi Covid-19. Seperti apa tipsnya?

Dalam paparannya, Salman Subakat memberikan beberapa tips mengenai inovasi yang selama ini dijalankan oleh Paragon. Menurut Salman, untuk bisa berinovasi dengan cepat itu membutuhkan proses belajar yang panjang. Dia mengibaratkan seperti pemain bola tercepat juga membutuhkan latihan hingga ratusan jam.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

“Misalnya orang yang cepat mengambil keputusan karena dia sangat menguasai topik tersebut. Untuk membangun divisi research formula, kami (PT Paragon Technology and Innovatian) total menghabiskan 12 tahun sampai benar-benar lancar lho. Kuncinya adalah dari awal berkomitmen melakukan research jangka panjang,” jelasnya.

Selain itu, juga membangun talent yang terus ingin belajar dengan jiwa leadership serta didampingi diskusi dan mentoring akan membuat talent tersebut mendapatkan pemikiran yang cepat dalam menangkap kebutuhan masyarakat serta cepat mengambil keputusan.

“Memang untuk bisa berinovasi dengan cepat juga perlu puluhan hingga ratusan diskusi,” katanya.

Tips Marketing saat Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia setahun lebih, membuat tidak sedikit perusahaan yang mengalami kerugian besar hingga mengakibatkan perusahaan tersebut tumbang. Dalam hal ini, Salman Subakat memberikan tips bagaimana menjaga perusahaan agar tetap kokoh meski banyak halangan dan rintangan yang menerjang.

Salman Subakat bersama para peserta Workshop Kurikulum KPT-OBE Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) pada Selasa (22/06/2021). (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)
Salman Subakat bersama para peserta Workshop Kurikulum KPT-OBE Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) pada Selasa (22/06/2021). (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

“Sebetulnya Covid-19 adalah semacam tes. Kalau membicarakan tentang tumbang, yang pertama dilirik adalah pondasi, seberapa kuat pondasi yang dimiliki,” tutur Salman.

Dari pondasi yang kuat itu bisa diperoleh dari kedekatan implementasi hubungan antara perusahaan dan karyawan. Sementara untuk marketing atau pemasaran, Salman Subakat menyarankan agar sebuah perusahaan harus mempercepat transformasi digital. Dia mengatakan, itu artinya mempercepat pemasaran secara online.

“Dan kita terus mencari peluang karena pada dasarnya sebagai pengusaha harus tetap berpikir bagaimana caranya ekonomi terus berputar, dan kebanyakan orang membutuhkan inovasi terbaru,” jelasnya.

“Jadi, kunci strategi pemasaran saat pandemi adalah memperkuat pondasi dan bangunannya. Dan perusahaan yang mampu menahan pondasi sebetulnya telah membangun pondasi yang kuat,” ujarnya.

Tags: CEO Paragon Salman SubakatCOVID-19 covid19Universitas Muhammadiyah RiauWorkshop bersama ParagonWorkshop Kurikulum KPT-OBE
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Ilustrasi kamar tidur, salah satu bagian dari rumah yang harus rutin dibersihkan. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Tips Bikin Tubuh Sehat saat Musim Hujan, Ikuti 6 Langkah Ini ya...

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID