MOJOKERTO, Tugujatim.id – Pencurian umur pemain menjadi titik tekan Askab PSSI Mojokerto. Meski kompetisi Piala Askab 2024 hanya digulirkan untuk jenjang usia dini, Askab PSSI Mojokerto tidak ingin menganggap enteng tentang usia pemain.
“Agar semuanya tertib, baik dari pengelola klub, pemain maupun wali dari pemain. Meski sifatnya pembinaan, kami tetap serius sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku,” ungkap Sekretaris Askab PSSI Mojokerto Alfiyah, Jumat (10/05/2024).
Dengan demikian, Askab PSSI Mojokerto mensyaratkan dokumen asli saat pendaftaran Piala Askab. Dokumen asli yang perlu ditunjukkan di antaranya kartu keluarga, akta kelahiran masing-masing pemain, ijazah pendidikan terakhir, termasuk mencantumkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
“Selain dibuktikan dengan dokumen asli, screening pemain juga kami lakukan di sekretariat Askab PSSI Mojokerto. Selanjutnya semua klub yang mendaftar wajib mengikuti technical meeting untuk membahas berbagai hal-hal teknis turnamen yang mereka ikuti,” beber Alfiyah.
Seperti diketahui, ajang tahunan Piala Soeratin di Kabupaten Mojokerto belum terlihat digelar dalam waktu dekat. Sebagai gantinya, Askab PSSI Mojokerto menggeber Piala Askab untuk tiga kategori usia, yakni U-11, U-13, dan U-15. Turnamen untuk tiga jenjang usia ini terbuka diikuti sekolah sepak bola (SSB) di Kabupaten Mojokerto.
Terkait siapa saja SSB atau klub yang boleh berpartisipasi pada Piala Askab, Alfiyah mengatakan, ajang tersebut bisa diikuti oleh SSB atau klub yang terafiliasi Askab, belum terafiliasi hingga klub-klub internal.
“Namun, kami tegaskan bahwa Soeratin nanti tetap ada, seperti biasanya. Tapi untuk waktunya kapan (Soeratin dimulai), kami belum mengetahui, bisa juga dilaksanakan seperti tahun sebelumnya. Karena ada beberapa agenda lain juga sesuai program kerja Askab,” tambah Alfiyah.
Sementara pada tahun sebelumnya, Askab PSSI Mojokerto menggulirkan kompetisi Soeratin untuk dua jenjang yakni U-13 dan U-15. Piala Soeratin U-15 tingkat kabupaten di Mojokerto diikuti 14 tim. Tim-tim tersebut dibagi dalam empat grup, yaitu grup A, grup B, grup C, dan grup D.
Pada Soeratin U-13, Phoenix Mojokerto FC keluar menjadi kampiun dan Majapahit Soccer Academy menjadi juara Soeratin U-15. Pada Soeratin U-13, laga final mempertemukan antara Phoenix melawan Menanggal FC. Laga final yang dipungkasi dengan adu penalti ini menahbiskan Phoenix sebagai kampiun.
Sementara pada Soeratin U-15, laga final tersaji antara Majapahit Soccer Academy (MSA) melawan Menanggal FC. MSA keluar sebagai jawara setelah mampu mencetak tiga gol tanpa balas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati









Comments 1