Malang, Tugujatim – Dalam ajang turnamen Mobile Legends Development Competition 2024 yang diselenggarakan oleh Tugujatim dengan kolaborasi bareng Universitas PGRI Kanjuruhan (Unikama) Malang pada Sabtu (11/05/24) menyisakan cerita unik, salah satunya dari tim Claverlous yang berasal dari SMKN 1 Blitar yang berhasil meraih juara 4.
Cerita unik itu diutarakan oleh dua orang anggota tim Claverlous, Mohammad Jaya Riyandi dan Muhammad Utsman Nasrul. Menurut cerita Jaya Riyandi, keberangkatan dirinya bersama tim ke Kota Malang untuk mengikuti turnamen mobile legends bergengsi ini tak mendapat restu atau dukungan dari pihak sekolah.
Meski mendapat halangan itu, Jaya bersama teman-temannya tak patah arang. Supaya bisa berangkat ke Malang, ia bersama temannya itu memilih cara patungan atau urunan.
“Ya, support dari sekolah tidak ada, karena aturannya harus ada surat ijin dari sekolah, kami berdiskusi agar bisa mendapat ijin, akhirnya ada teman kami dari sekolah lain yang mau gabung dengan kami bernama Nadim dari SMA 3 Blitar meminta surat ijin ke sekolahnya, dan juga Rafta dari sekolahnya akhirnya ia dapat,” ungkap Jaya kepada tugujatim, Sabtu (12/05/24).
Akhirnya setelah mereka mendapat ijin, barulah mereka berani untuk mendaftar mengikuti turnamen mobile legends di Malang.
“Kami akhirnya patungan 20 ribu setiap anak, karena pendaftarannya kan 100 ribu,” bebernya.
Meski tak mendapat restu dari sekolahnya yakni SMKN 1 Blitar, mereka bersyukur mendapat dukungan dari orang tua mereka, sehingga mereka bisa berangkat ke Malang dengan tenang.
“Kalau dukungan orang tua ada, kami juga ijin ke Malang untuk bertanding. Kami juga dapat sangu untuk bensin dan makan,” tuturnya.
Sementara Utsman Nasrul juga menimpali bahwasannya pergi ke luar kota merupakan pengalaman pertama yang baru ia dan teman-temannya lakukan.
“Ini pengalaman pertama kami keluar kota apalagi untuk turnamen. Kami berangkat dari Blitar jam 4 subuh dan tiba di Malang jam 7 pagi,” ungkap Utsman.
Utsman juga menceritakan jika tim Claverlous yang dibentuknya bersama teman-temannya yakni Gusti Riski Kurniawan (SMKN 1 Blitar), Mohammad jaya Riandi (SMKN 1 Blitar), nadim Nicholas Saputra (SMA 3 Blitar), Mohammad Utsman Nasrul (SMKN 1 Blitar) dan Rafta (SMA Katolik Blitar) itu juga terbilang dadakan.
“Persiapan hanya beberapa hari saja gak sampai 2 minggu. Terbentuknya nama juga baru,” ungkap Utsman.
Persiapan untuk mengikuti ajang bergengsi ini juga ia lakukan bersama teman-temannya juga minim. Tidak bisa selalu bersama, karena ada salah satu anggota tim yang tempat tinggalnya jauh.
Meski persiapan mepet, namun berbekal pengalaman bertanding di wilayah Blitar raya beberapa bulan belakangan, tak menjadi masalah yang berarti bagi tim Claverlous.
“Tidak ada persiapan khusus main di turnamen ini, hanya berbekal pengalaman turnamen di Blitar. Ikut turnamen di Blitar juga sering, pernah juara 1 juga,” kata Utsman.
Meski hasil akhir belum memuaskan dirinya bersama tim. Utsman dan Jaya berharap event Mobile legends kali ini bisa terus digalakkan, karena kompetisi seperti ini sangat bermanfaat baginya sebagai anak muda.
“Ya harapannya event seperti ini bisa sering diadakan dan kalau bisa lebih besar lagi,” tandasnya.
Kesuksesan MDC 2024 kali ini juga tak lepas dari dukungan para sponsor diantaranya : Ukopia, Kopi Omah Lawas, Climate Change Frontier (CCF), Dfix Garment, JB Management Consulting, Alfamidi
Selain itu didukung oleh Multiverse, ESI Kabupaten Malang, Unikama E-Sport, Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang, Himpunan Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Kanjuruhan Malang.
Penulis : Yona Arianto









Comments 1