Tugujatim.id – Bagi Anda yang ingin memulai bisnis, pastinya ingin tahu tahapan apa saja yang harus dilakukan sebelum membuka bisnis supaya bisa bersaing dan sukses. Termasuk bagaimana cara buat business plan agar usaha bisa sukses di kemudian hari.
Business plan ini merupakan salah satu hal esensial yang harus dilakukan karena business plan memiliki kegunaan sebagai peta jalan bagi bisnis dan sekaligus menjadi alat untuk membantu pendanaan dan menarik mitra.
Business plan menjadi dokumen penting yang dibuat sebelum menjalani bisnis. Isi utama dari dokumen ini adalah tujuan bisnis dan cara mencapai tujuan tersebut. Artikel oleh Harvard Business Review pada 2017 melaporkan bahwa wirausaha yang menulis rencana formal memiliki kemungkinan 16% lebih besar untuk dapat mencapai kelangsungan hidup untuk bisnisnya daripada wirausaha yang tidak memiliki rencana pasti.
Komponen dalam Business Plan

-
Ringkasan eksekutif
Merupakan bagian awal dari business plan yang berisi ringkasan dari bisnis secara keseluruhan dan garis besar apa yang akan dicakup dalam business plan. Ringkasan ini dapat mencakup pernyataan misi dan produk atau layanan yang direncanakan akan ditawarkan atau saat ini ditawarkan. Selain itu juga dapat mencakup alasan mengapa bisnis dimulai.
-
Deskripsi bisnis
Deskripsi ini merupakan penjelasan komprehensif tentang bisnis, tujuan, produk, jasa, dan target pelanggan. Termasuk detail tentang industri, tren, dan pesaing utama di industri.
-
Analisis pasar dan strategi
Dibuat untuk meneliti dan mengidentifikasi target utama dari bisnis dan dimana menemukan mereka. Beberapa faktor yang dapat diperhatikan seperti lokasi target pasar, pain points, kebutuhan target pasar, demografi target pasar. Bagian ini memiliki tujuan untuk memperjelas target pasar.
-
Rencana Marketing dan penjualan
Berisi informasi spesifik rencana untuk memasarkan dan menjual produk dan jasa. Bisa meliputi strategi pemasaran dan promosi, rencana harga, rencana penjualan, dan proposal penjualan.
-
Deskripsi manajemen dan organisasi
Merupakan bagian dimana detail manajemen dan strategi organisasi dijelaskan. Sebutkan pemimpin perusahaan, kualifikasi, dan tanggung jawab mereka dalam bisnis. Dapat juga menjelaskan persyaratan untuk sumber daya manusia dan struktur hukum bisnis.
-
Deskripsi produk atau jasa
Penjelasan secara detail tentang produk atau jasa yang ditawarkan oleh bisnis. Masukkan informasi yang relevan tentang produk atau jasa, dapat berupa rencana produksi, berapa lama produk bisa bertahan, kebutuhan apa yang dapat dipenuhi dengan adanya produk dan berapa biaya yang diperlukan untuk membuat produk.
-
Analisis kompetitif
Merupakan analisis secara detail tentang perbandingan bisnis dan kompetitor. Bisa merupakan analisis SWOT dimana diuraikan kelemahan dan kekuatan kompetitor dan bagaimana kondisi bisnis dibandingkan dengan kompetitor.
-
Rencana operasional
Penjelasan bagaimana rencana untuk mengoperasikan bisnis. Meliputi informasi tentang bagaimana dan dimana bisnis akan beroperasi, seperti logistik, paten, dan lain lain. Bisa juga menjelaskan berapa jumlah pegawai di bisnis.
-
Proyeksi keuangan dan kebutuhan
Menjelaskan bagaimana bisnis dapat menghasilkan pendapatan. Bila business plan digunakan untuk mendapat bantuan pendapatan, di bagian ini dapat menjelaskan asal dan jumlah untuk pendapatan tersebut. Bagian ini dapat mencantumkan laporan keuangan, analisis laporan dan proyeksi arus kas.
-
Lampiran
Bagian ini mencantumkan informasi tambahan yang dibutuhkan untuk business plan. Dalam lampiran, Anda juga dapat juga menyertakan dokumen yang mendukung kelangsungan rencana bisnis untuk membantu investor lebih paham tentang bisnis.
Informasi yang umumnya dicantumkan di lampiran adalah resume manajemen bisnis, penelitian pemasaran, perizinan, dokumen hukum, gambar produk, dan dokumen keuangan.
Contoh dan Cara Buat Business Plan

-
Buat resume yang berkualitas
Awali business plan dengan executive summary yang berisi informasi penting tentang bisnis seperti nama, lokasi, visi misi, deskripsi bisnis, deskripsi produk atau layanan yang ditawarkan, anggaran keuangan, dan tujuan bisnis. Buat resume ini dengan informasi relevan sebanyak mungkin dan jelaskan bisnis dengan positif.
-
Buat deskripsi bisnis
Deskripsikan bisnis dengan detail mulai dari sejarah dibuat hingga kepemilikan. Jelaskan dengan detail konsep bisnis, apa yang membuat bisnis unik dari kompetitor, apa masalah yang dapat dipecahkan dari adanya bisnis. Tulislah dengan singkat dan jelas, hindari menggunakan kalimat yang panjang dan bertele-tele.
-
Analisis pasar
Lakukan analisis pasar yang mendetail untuk memahami konsumen dari bisnis yang akan dilakukan, tren dalam industri, dan juga kompetisi dalam bisnis. Tentukan siapa target pasar dari produk dalam bisnis dan juga demografis dari konsumen. Analisis kompetitor potensial yang bisa muncul, apakah kekuatan mereka dan juga kelemahan mereka, dan tentukan keunggulan dari bisnis dibandingkan kompetitor tersebut.
-
Deskripsikan layanan yang diberikan atau peragakan produk yang dijual
Tulis informasi secara detail tentang produk atau layanan yang diberikan oleh bisnis. Tunjukkan fitur dan keuntungan yang dapat diberikan dengan produk. Jelaskan bagaimana produk dapat memenuhi kebutuhan konsumen dan juga memenuhi permintaan pasar.
-
Buat strategi marketing
Deskripsikan marketing yang akan dilakukan dan rencana penjualan, jelaskan strategi yang akan dilakukan untuk mencapai target audiens bisnis. Sebutkan juga siapa target audiens dari bisnis dan channel penjualan. Channel bisa online, distributor, atau toko fisik. Buat juga rencana kegiatan dan promosi sejelas mungkin.
-
Jelaskan kebutuhan pendanaan
Apabila business plan dibuat untuk sebagai alat pembantu mendapat pendanaan dan menarik mitra, penting untuk memberikan informasi tentang kebutuhan pendanaan. jelaskan modal apa yang dibutuhkan dan apa tujuan dari modal itu. Deskripsikan juga tentang situasi keuangan bisnis.
-
Jelaskan perkiraan keuangan
Buatlah proyeksi keuangan untuk tiga hingga lima tahun ke depan dengan meliputi laporan laba rugi, perkiraan arus kas, dan neraca. Tidak kalah penting untuk memeriksa model pendapatan dan membuat model penjualan. Jika ingin menarik pendanaan atau mitra, berikan analisis Break-even dan jaminan bahwa melakukan investasi di bisnis akan menguntungkan.
-
Buat rencana operasional
Jelaskan secara detail bagaimana tahap-tahap dalam operasi bisnis per harinya termasuk proses produksi, suppliers, dan logistik dalam tahap operasional. Berikan informasi sebanyak mungkin termasuk pertimbangan dalam operasional, deskripsikan keseluruhan dengan rinci dan pastikan rencana tersebut jelas dan konsisten.
-
Buat analisis SWOT
Identifikasi kekuatan, kelemahan, peluang yang dimiliki bisnis, dan ancaman yang mungkin bisa terjadi dalam bisnis. Analisis SWOT ini dilakukan untuk menilai faktor internal dan eksternal dari bisnis yang akan dilakukan serta menunjukkan mitra perkembangan yang akan dilakukan ketika menginvestasikan dana ke bisnis.
-
Buat indikator dan milestones atau tonggak pencapaian
Tetapkan sasaran dan pencapaian yang spesifik dan dapat diukur untuk bisnis. Selain itu buat indikator kinerja atau KPI sebagai alat untuk dapat melacak kemajuan untuk mencapai sasaran. Tahap ini sangatlah penting karena tanpa tahap pembuatan indikator dan milestones business plan tidak bisa ada sehingga harus dipersiapkan secara hati hati.
-
Tinjau dan edit dokumen
Setelah selesai membuat business plan, tinjau dan cek dokumen untuk memastikan tidak ada kesalahan. Bisa juga meminta masukan dari konsultan atau profesional bisnis untuk memastikan business plan itu realistis dan membantu meninjau poin yang bisa ditingkatkan.
Setelah itu gunakan business plan sebagai dokumen untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan bisnis di masa depan. Business plan dapat di cek dan diperbarui untuk mencerminkan perubahan bisnis dan pasar seiring berjalannya bisnis.
Itulah tadi bagaimana cara buat business plan agar usahamu bisa sukses dan bertahan lama. Jangan lupa untuk melakukan analisis mendalam sebelum memulai. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Farrel Maulana Putra (Magang)
Editor: Imam A. Hanifah








