• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gedung labkesda surabaya

Gedung Labkesda di Gayungsari Barat. (Foto: Masruroh/Basra)

Dikeluhkan Warga, Tes Swab di Labkesda Surabaya Hanya Dibatasi 200 Orang per Hari

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Surabaya – Tes swab COVID-19 di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Surabaya mulai dikeluhkan warga. Sebab, laboratorium yang diresmikan pada Selasa (15/9/2020) lalu itu hanya bisa melayani sebanyak 200 tes swab dalam sehari. Hal tersebut membuat banyak warga yang balik kucing karena tidak mendapat kuota.

Hal tersebut terlihat di Labkesda Surabaya yang terletak di kawasan Gayungsari Barat, Surabaya yang mulai berjubel karena banyak warga yang antre.

You might also like

Jombang

IPAL Rp7 M Belum Rampung, Sungai di Jombang Tercemar Limbah Tahu Bau Menyengat hingga 4 Km

05/06/2026 2:30 PM
Mojokerto

Momen Libur Panjang, Stasiun Mojokerto Layani 9.000 Lebih Pelanggan

05/06/2026 2:05 PM

Tak ayal tidak sedikit warga yang harus gigit jari setelah tiba di laboratorium tersebut. Bayu misalnya, warga Sidoyoso ini harus balik kanan setelah tak memperoleh kuota untuk tes swab.

“Hari ini kuotanya sudah habis, disuruh balik lagi besok jam 6 pagi. Saya tidak tahu kalau kuotanya terbatas, padahal sudah jauh-jauh datang kesini,” keluh Bayu saat dijumpai Basra, partner Tugu Jatim, Kamis (17/9).

Selain kuota yang dibatasi, layanan tes swab juga dilakukan hanya bagi warga yang telah bepergian keluar kota. Ini terlihat dari pengumuman yang ditempel di dinding bilik disinfektan di depan pintu gerbang masuk Labkesda.

Jam operasional Labkesda pun terbatas yakni hanya sampai jam 14.30. Sedangkan di hari Minggu atau hari libur nasional Labkesda akan tutup. Sebelumnya saat peresmian, Wali Kota Risma sempat menyebut jika Labkesda akan beroperasi 24 jam.

“Kita buka dari jam 7.30 sampai setengah tiga sore atau sampai kuota 200 pengunjung itu selesai. Artinya kalau sudah jam setengah tiga tapi masih ada pengunjung ya tetap akan kita layani. Kalau tidak ingin kehabisan kuota ya datangnya pagi jam 6an gitu,” ujar salah seorang petugas Labkesda yang enggan disebut namanya itu.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, layanan swab di Labkesda ini gratis khusus bagi warga Surabaya. Misalnya warga tersebut merupakan sopir atau pengusaha yang telah beraktivitas selama 7 hari di luar kota.

Meski demikian, ada mekanisme dan persyaratan yang harus dilengkapi sebelum memanfaatkan layanan swab di laboratorium itu.

“Warga Surabaya yang baru tiba dari luar daerah, dia bisa datang ke Labkesda,” kata perempuan yang karib disapa Feny ini, dalam keterangan tertulis kepada Basra, partner Tugu Jatim, Kamis (17/9).

Sementara bagi warga luar daerah, kata Feny, dapat memanfaatkan layanan Labkesda itu dengan membayar Rp 120 ribu. Tentunya, warga luar daerah yang ingin memanfaatkan layanan itu harus melampirkan surat keterangan domisili di mana dia tinggal di Surabaya beserta tujuannya.

“Kemudian kalau hanya menginap di hotel, maka dia harus menunjukkan reservasi menginap di hotel,” imbuhnya.

Sebab, kata Feny, setiap ada warga luar daerah yang tinggal di Surabaya akan diawasi oleh RT/RW serta kelurahan dan kecamatan setempat. Termasuk jika warga luar daerah itu datang ke Surabaya bertujuan untuk berkunjung ke rumah saudara.

“Kalau tinggal di Surabaya kurang dari tiga hari maka tidak perlu (swab, red). Karena persyaratannya memang minimal tiga hari,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara menyampaikan bagi warga yang bepergian selama 7 hari atau lebih ke luar kota dan kembali ke Surabaya, memang diterapkan untuk melakukan swab terlebih dahulu sebelum kembali ke keluarga.

Sedangkan warga bukan Surabaya yang mau ke Surabaya lebih dari 3 hari harus melakukan swab dulu sebelum masuk Surabaya.

“Nah, Labkesda itu untuk memfasilitasi warga yang beraktivitas seperti tersebut,” jelas Febri, (16/9).

Febri lantas menuturkan, jadi warga memang tidak bisa ujuk-ujuk datang untuk tes swab di Labkesda. Laboratorium ini untuk mereka yang sudah membawa surat keterangan dari RT/RW atau surat keterangan dari kantornya.

Adapun warga Surabaya yang hendak kembali ke Surabaya setelah tugas lebih dari 7 hari di luar kota dapat minta surat keterangan dari RT/RW, kemudian dibawa ke Labkesda untuk melakukan tes. Mereka juga bisa datang ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan layanan tes swab secara gratis.

Sementara bagi warga luar Surabaya yang beraktivitas di Surabaya lebih dari 3 hari, bisa dengan membawa surat keterangan domisili dari RT/RW dan surat keterangan dari perusahaan. (Basra/gg)

 

Sumber Artikel: Berita Anak Surabaya (Basra)

Tags: BasraBerita Anak Surabayacorona viruscovid-19Kota SurabayaSurabayates swabvirus corona
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Jombang

IPAL Rp7 M Belum Rampung, Sungai di Jombang Tercemar Limbah Tahu Bau Menyengat hingga 4 Km

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 2:30 PM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Bau menyengat dari limbah industri tahu, meresahkan warga di sepanjang aliran sungai Kecamatan Jogoroto dan sekitarnya, Kabupaten...

Mojokerto

Momen Libur Panjang, Stasiun Mojokerto Layani 9.000 Lebih Pelanggan

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 2:05 PM
0

MOJOKERTO, Tugujatim.id - Pihak PT Kereta Api Indonesia melalui Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menyampaikan catatan atas momen libur panjang...

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jatim Jumat (05/06/2026) didominasi udara kabur dan berawan di banyak wilayah, dengan beberapa daerah dataran tinggi...

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Next Post
syekh ali jaber

Pesan Syekh Ali Jaber untuk Warga Malang: Jangan Terprovokasi Isu Negatif

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID