• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Langgar Gipo Surabaya

Peresmian Langgar Gipo Surabaya yang menjadi tempat wisata religi di kawasan Kota Lama Surabaya (Foto: Dok. Humas Pemkot Surabaya)

Bersejarah Bagi Muhammadiyah dan NU, Cagar Budaya Langgar Gipo Diresmikan Jadi Wisata Religi

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in Featured, Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Bagi sebagian warga Surabaya, tentu tak asing dengan Langgar Gipo. Tempat ini belakangan baru diresmikan oleh Pemkot Surabaya menjadi wisata religi.

Langgar Gipo letaknya persis di Jalan Kalimas Udik I No. 51, Kelurahan Nyamplungan, Kecamatan Pabean Cantikan, Kota Surabaya. Tak jauh dari kompleks makam Sunan Ampel Surabaya. Cagar Budaya ini kini resmi menjdi destinasi wisata religi sejak Sabtu (15/6/2024).

You might also like

Kampung Unik dan Kreatif Surabaya

Daftar Kampung Unik dan Kreatif Surabaya yang Penuh Cerita

04/06/2026 4:30 PM
Jatim Park 1.

Jatim Park 1 Masih Jadi Favorit Wisatawan, Wahana Ekstrem Dipadati Pengunjung saat Liburan

04/06/2026 9:37 AM

Lokasinya yang masih masuk dalam kawasan wisata Kota Lama Surabaya menjadi pilihan menarik untuk dikunjungi. Selagi berwisata, menilik Langgar Gipo Surabaya juga sekaligus berwisata.

Langgar dengan seluas 209 meter persegi ini tak lepas dari sejarah panjang pergerakan ulama Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah di Surabaya. Pendirinya adalah keluarga Sagipodin yang bernama Tsaqifuddin atau H. Abdul Latief.

Langgar Gipo
Peresmian Langgar Gipo Surabaya yang menjadi tempat wisata religi di kawasan Kota Lama Surabaya (Foto: Dok. Humas Pemkot Surabaya)

Dalam dialek Jawa, Tsaqifudin dilafalkan menjadi Sagipoddin. Namun, dalam bahasa Arab sendiri, Sagippodin berarti perintis agama. Nama ini kemudian menjadi marga keluarga.

Diketahui, H. Abdul Latief merupakan kakek dari KH. Hasan Gipo, ulama Ketua Umum PBNU pertama di Indonesia juga kerabat dari KH. Mas Mansur, tokoh Muhammadiyah.

Mengutip dari beberapa sumber, langgar ini sudah berumur ratusan tahun. Ada yang menyebut pertama kali dibangun pada 1700-an, tetapi versi lain pada 1834.

Meski sudah berumur sangat tua, langgar ini masih berdiri kokoh dengan beberapa struktur bangunan yang sudah direvitalisasi oleh Pemerintah Kota Surabaya.

Langgar Gipo Surabaya ini dulunya merupakan tempat berkumpulnya pejuang-pejuang kemerdekaan seperti HOS Tjokroaminoto, KH. Mas Mansur, hingga pendiri NU KH, Hasyim Asyari.

Bisa dibilang, Langgar Gipo menjadi rumah pergerakan bagi ulama dan pejuang yang aktif berdiskusi berbincang masalah bangsa dan nasib kemerdekaan Indonesia kala itu.

Pada tahun 1834, Langgar Gipo pernah menjadi tempat transit bagi para jemaah haji sebelum bertolak ke Tanah Suci dengan menggunakan kapal dan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Langgar Gipo 2
Pengunjung Langgar Gipo Surabaya (Foto: Dok. Humas Pemkot Surabaya)

Langgar ini juga menjadi saksi bagaimana perjuangan Arek-Arek Suroboyo dalam melawan keberingasan kolonial Belanda pada masa itu.

Dengan dijadikannya sebagai tempat wisata religi seperti saat ini, Pemkot Surabaya berhadap agar generasi mendatang dapar mengingat sejarah perjuangan para pahlawan melalui Langgar Gipo.

Di sana, beberapa koleksi benda bersejarah yang didapat dari pihak keluarga atau ahli waris. Benda ini bisa dinikmati di lantai dua Langgar Gipo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Izzatun Najibah

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Kota SurabayaPemkot SurabayaSurabaya
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Kampung Unik dan Kreatif Surabaya

Daftar Kampung Unik dan Kreatif Surabaya yang Penuh Cerita

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 4:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Selain terkenal sebagai kota Besar, Surabaya juga punya banyak perkampungan yang mana beberapa diantaranya memiliki julukan dan...

Jatim Park 1.

Jatim Park 1 Masih Jadi Favorit Wisatawan, Wahana Ekstrem Dipadati Pengunjung saat Liburan

by Dwi Linda
04/06/2026 9:37 AM
0

BATU, Tugujatim.id – Antrean panjang terlihat memenuhi pintu masuk Jatim Park 1, Kota Batu, sejak long weekend tiba. Destinasi wisata...

Kereta Malang Surabaya Juni 2026

Jadwal Kereta Malang Surabaya Juni 2026, Banyak Tiket Mulai Diburu Penumpang

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 5:13 PM
0

Tugujatim.id – Kereta Malang Surabaya Juni 2026 mulai menjadi perhatian banyak calon penumpang setelah pemesanan tiket bulan Juni resmi dibuka....

Cafe di Kabupaten Malang.

Bukan Cuma di Batu, Deretan Cafe di Kabupaten Malang Ini Punya Pemandangan Bikin Betah Berlama-lama Quality Time

by Dwi Linda
03/06/2026 12:02 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Ketika membahas tempat nongkrong di Malang, banyak orang biasanya langsung teringat deretan cafe yang berada di pusat...

Next Post
hewan kurban.

Ekonomi Membaik, Pemprov Jatim Klaim Jumlah Hewan Kurban Meningkat saat Iduladha 2024

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID