MALANG, Tugujatim.id – Tim Futsal Malang, Unggul FC tidak mampu mendulang poin sempurna kala bertindak sebagai tuan rumah dalam laga terakhir musim 2023/2024 di GOR Ken Arok, Sabtu (03/08/24) sore. Andres Josue Teran dan kawan-kawan harus kandas 2-3 dari tamunya Como JNE FC.
Bertanding di hadapan suporter setianya sendiri, Unggul FC terlalu percaya diri dengan langsung memainkan pola serangan cepat, terbukti di dua menit awal, penjaga gawang Como JNE harus, kerja ekstra untuk menahan gempuran dari barisan lini depan Unggul FC.
Keasikan menyerang, Unggul FC harus mengalami kebobolan pada menit 3, akibat pelanggaran yang dilakukan pemain Unggul FC. Umpan bola mati yang dilakukan salah satu pemain Cosmo mampu diteruskan dengan baik oleh Aldi ke jalan Unggul FC. 1-0 Cosmo JNE memimpin.
Usai kebobolan, Unggul FC terus berusaha menjebol pertahanan Cosmo, tendangan keras Anton Cahyo ke arah gawang masih mampu ditepis dengan baik oleh kiper Cosmo.
Menit 10, Unggul FC hampir menyamakan kedudukan melalui tendangan keras G-Vin Blandino Lain, sayang tendangannya masih tipis disisi kanan gawang Cosmo.
Terus menyerang, jala Albagir sang pemain timnas akhirnya jebol untuk kalo kedua, kali ini melalui pemain Reza Gunawan. Ia mampu mengecoh Albagir saat berhadapan satu lawan satu. 2-0 Cosmo memimpin.
Unggul FC mencoba melakukan serangan intens melalui pemain asingnya Josue Terran, namun sayang hingga babak pertama usai, Unggil FC tak mampu menyamakan kedudukan, skor 2-0 tetap bertahan.
Keluar dari ruang ganti, formasi menekan hingga melewati garis tengah terus dilakukan oleh Unggul FC, namun lagi lagi, pertahanan Cosmo JNE nyatanya sangat kuat.
Bahkan pelatih Unggul FC harus menerapkan formasi full attacked, hingga akhirnya menghasilkan gol. Gol pertama Unggul FC akhirnya dicetak oleh Josue Terran pada menit 37 dan kemudian pundi-pundi gol Unggul FC bertambah melalui kaki Andres Dwi Persada di menit 40.
Atas hasil ini, pelatih Unggul FC, Joao Almeida mengatakan jika anak aauhnya memiliki tekanan pada diri sendiri karena beban mental di hadapan suporter setianya.
“Saya pikir kami memberikan terlalu banyak tekanan pada diri kami sendiri, para pemain kami memberikan terlalu banyak tekanan pada dirinya sendiri, ” beber Joao.
Pelatih asal Portugal ini juga mengakui bahwa Cosmo JNE merupakan tim yang matang sementara tim yang ia besut masih belum sematang Cosmo.
“Kami memiliki masalah dalam menghentikan permainan Cosmo. Cosmo adalah tim dengan banyak kematangan (sementara) kami adalah tim yang jauh lebih muda dari mereka, ” ungkapnya.
Sementara itu, Anton Cahyo pemain Unggul FC, mengungkapkan bahwa sepanjang 2×20 menit berlaga, dirinya bersama teman-temannya di dalam lapangan mampu menguasai pertandingan. Namun nyatanya ada banyak kesalahan yang dibuat oleh tim hi gga akhirnya tim Cosmo mampu menjebol Jala Unggul FC.
“Semua bisa lihat kita hampir 40 menit menguasai laga, namun karena ada kesalahan kita, mereka mampu memanfaatkan kesempatan dengan baik, ” ungkap Anton usai laga.
Lebih lanjut Anton mengatakan jika faktor keberuntungan dinilainya belum bersama tim yang dibelanya. Banyak peluang yang hampir berbuah gol namun tak berbuah gol.
“Banyak sekali peluang yang kita buat namun tak bisa menjadi gol. Cosmo bermain lebih dewasa, mereka menunggu momen dimana kita melakukan kesalahan dan melakukan counter attack, ” tuturnya.
Ia berharap 1 laga terakhir yang akan berlangsung pada Minggu (04/08/24) yakni melawan Sadakata FC, akan dimanfaatkan betul oleh tim, hingga akhirnya bisa lolos di 4 besar Liga Futsal Profesional musim 2024.
“Kita akan fokus di pertandingan besok (hari ini) . Kita akan memaksimalkan poin yang ada dan mungkin itu bisa menambah semangat kita untuk bisa finish di posisi 3,” tutup Anton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Yona Arianto Anggoro
Editor: Darmadi Sasongko







