MALANG, Tugujatim.id – Arema FC memastikan gelar kali keempat di Piala Presiden 2024 setelah sukses memenangi adu penalti 5-4 atas Borneo FC dalam laga final di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Minggu (4/8/2024) malam. Kiper asal Brasil, Lucas Frigeri menjadi pahlawan kemenangan bagi Tim Singo Edan setelah sukses menepis satu tendangan penalti terakhir penentu kemenangan.
Keberhasilan Arema FC menasbihkan diri sebagai tim dengan koleksi gelar juara terbanyak turnamen yang bergulir sejak 2015. Sudah empat gelar juara yang berhasil diraih Arema FC dan tiga di antaranya secara beruntun sejak edisi 2019, 2022 dan 2024.
Arema FC menjadi tim tersukses dalam gelaran turnamen pramusim Piala Presiden dan mengoleksi 4 gelar juara sejak Piala Presiden mulai digulirkan pada 2015. Uniknya selalu berhasil menyabet gelar juara dengan pelatih yang berbeda-beda.
Gelar Piala Presiden pertama Arema FC diraih pada 2017 lalu saat itu Aji Santoso menjadi nakhoda tim dan sukses mengalahkan Borneo FC di final dengan skor telak 5-1. Kemudian di edisi 2019, Arema FC menjadi kampiun untuk kedua kalinya bersama Milomir Seslija. Tahun 2022, Johan Alfarizi dan kawan-kawan berhasil menjadi juara saat ditangani pelatih bertangan dingin asal Portugal, Eduardo Almeida. Tahun 2024 giliran Joel Cornelli yang sukses membawa Arema FC merebut trofi juara kali keempatnya.
Kemenangan Arema FC di Piala Presiden 2024 tidak lepas dari penampilan sang kiper, Lucas Frigeri. Penjaga gawang 36 tahun itu jatuh bangun menghalau gelombang serangan dari para pemain Borneo FC.
Babak adu penalti, Frigeri berhasil menepis satu tendangan penalti pemain Borneo FC. Bahkan ia menjadi algojo terakhir Arema FC, tendangannya sukses mengelabui kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata.
Wasit sempat menganulir gol Arema FC di menit-menit akhir, karena sebelum Charles Lokolingoy mencetak gol, Dedik Setiawan kedapatan handball terlebih dahulu sebelum memberikan assist ke Lokolingoy.
Drama kedua saat kapten Borneo FC, Stefano Lilipaly diusir wasit keluar lapangan karena kedapatan melanggar Wiliam Marcilio. Semula Lilipaly hanya diganjar kartu kuning tetapi setelah wasit melihat VAR, hukuman yang diberikan berubah menjadi kartu merah.
Arema FC dibayang-bayangi kegagalan menjadi juara di Stadion Manahan Solo. Pasalnya kedua Tim mempunyai catatan buruk saat menjalani laga final di stadion berkapasitas 25 ribu penonton itu. Kedua Tim masing-masing sempat melakoni laga Final Piala Indonesia 2010 melawan Sriwijaya FC di Stadion Manahan. Tetapi saat itu Arema FC harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 0-1. Keberhasilan menjuarai Piala Presiden 2024 mengakhiri rekor buruk tersebut.
Tidak hanya sukses menjuarai Piala Presiden 2024, Arema FC memborong penghargaan individu setelah Arkhan Fikri dinobatkan sebagai pemain muda terbaik Piala Presiden 2024. Selain itu gelar pemain terbaik Piala Presiden 2024 juga diberikan kepada Charles Lokolingoy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Darmadi Sasongko








