• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kim Jong-un Presiden Korea Utara/tugu jatim

Kim Jong-un Presiden Korea Utara (foto: Pixabay)

Korea Utara Alami Krisis Ekonomi dan Makanan Terparah Dalam Satu Dekade

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in Internasional
0
Share on FacebookShare on Twitter

KOREA UTARA, Tugujatim.id – Menjadi negara yang menutup diri dari asing tidak selamanya menguatkan ketahanan nasional negara tersebut. Hal ini sebagaimana dialami oleh Korea Utara (Korut) dalam satu dekade terakhir ini. Negara pimpinan diktator Kim Jong-un tersebut mengalami krisis ekonomi dan makanan terparah selama sepuluh tahun terakhir.

Kondisi sulit ini tidak hanya dilaporkan oleh pihak eksternal negara semenanjung Korea tersebut, bahkan sang pemimpin tunggal, Mr. Kim, panggilan terhadap Kim Jong-un, juga mengakui hal yang sama. Bahwa saat ini ketersediaan makanan di negaranya seperti menjerat leher warganya.

You might also like

Colony.

Colony Tayang Awal Juni 2026, Film Zombie Korea Terbaru Ini Tembus 4 Juta Penonton dalam Dua Pekan

04/06/2026 10:01 AM
Timnas Indonesia

Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Berat, Jumpa Jepang hingga Qatar

10/05/2026 11:57 AM

“Situasi makanan sedang “menggelinding tegang” di negara ini. Harga makanan telah meningkat sejak awal tahun 2021,” kata pria kelahiran Pyongyang, Korut itu dalam laporannya pada PBB.

Hal ini, lanjut Mr. Kim, dibabkan oleh kecelakaan alam dan ketahanan yang lemah, sehingga bahan pertanian tidak cukup dan tingkat mekanisasinya rendah. Hal inilah yang menjadi hambatan utama usaha pemerintah Korea Utara untuk mencapai pengembangan negara.

“Sektor pertanian gagal memenuhi rencana produksi gandum,” kata sosok 37 tahun tersebut.

Selain itu, secara eksternal agen berita Bloomberg juga turut menjelaskan kondisi Korea Utara. Sebagaimana dilansir oleh Independent, bahwa produksi makanan untuk pertama kalinya turun ke level terendah sejak tahun 2018 lalu. Jelas situasi ini menjadi fase yang paling menantang bagi bangsa Asia Timur di bawah kepemimpinan Kim Jong-un.

Sementara itu, Institut Nasional Korea Selatan mengatakan bahwa meningkatnya harga beras di Korut karena kurangnya pasokan dari pihak luar. Pada 2020 lalu, produksi gandum Korea Utara juga mengalami penurunan hingga 5,2 persen.

Masalah ini sebagian dikarenakan penutupan perbatasan Korea Utara sejak awal 2020 lalu akibat pandemi Covid-19 yang melanda, serta banjir yang mengakibatkan rusaknya pertanian dalam negera komunis tersebut.

Perlu diketahui, secara politik, Korea Utara termasuk negara satu partai di bawah front penyatuan yang dipimpin oleh Partai Buruh Korea. Negara ini juga dikenal sebagai negara yang menutup diri dari dunia luar, sehingga banyak penduduk Korut tidak mengetahui tentang dunia luar dan sebaliknya dunia luar juga tidak banyak mengetahui tentang Korut.

Tags: Kim Jong-unKorea UtaraKorutKrisis Ekonomikrisis makananNegara Komunis
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Colony.

Colony Tayang Awal Juni 2026, Film Zombie Korea Terbaru Ini Tembus 4 Juta Penonton dalam Dua Pekan

by Dwi Linda
04/06/2026 10:01 AM
0

Tugujatim.id – Colony tayang di Indonesia akhirnya menjadi kenyataan bagi para penggemar film Korea yang sudah lama menantikan penayangannya di...

Timnas Indonesia

Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Berat, Jumpa Jepang hingga Qatar

by Mochamad Abdurrochim
10/05/2026 11:57 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Timnas Indonesia dipastikan menghadapi tantangan tidak mudah pada putaran final Piala Asia 2027. Berdasarkan hasil drawing yang...

Keliling dunia naik motor dari Malang

Keliling Dunia Naik Motor dari Malang, Sam HC Siap Tempuh 14 Negara Selama 6 Bulan

by Mochamad Abdurrochim
01/05/2026 4:44 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Aksi keliling dunia naik motor dari Malang bakal dilakukan Heri Cahyono alias Sam HC mulai 2 Mei...

Taiwan

Di Antara Kepentingan dan Persepsi: Tantangan Indonesia dalam Menyikapi Isu Taiwan

by Darmadi Sasongko
30/04/2026 6:35 PM
0

Arief Putra Wijaya, Alumni Universitas Indonesia - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Penulis juga seorang Pengamat Politik dan Hubungan...

Next Post
Pengusaha Chendra Santosa (dua dari kiri) berfoto bersama Dr Aqua Dwipayana (dua dari kanan) di suatu pertemuan. (Foto: Dokumen)

Mengenang Chendra Santosa, Pengusaha Asal Semarang yang Dermawan dan Punya Jiwa Sosial Tinggi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID