TUBAN, Tugujatim.id – Tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tuban harus turun tangan saat cincin emas tidak mau lepas dari jari manis Novira Putri Anggraini. Cincin itu bahkan membuat jemari gadis berhijab itu mulai bengkak dan gatal.
“Awalnya saya tidak menyangka kalau cincin ini akan tersangkut dan jari saya membengkak. Sudah saya coba lepas sendiri, tapi semakin saya coba, semakin sakit dan tidak bisa lepas,” ujar Novira yang berusaha tersenyum seraya meminta tolong, Minggu (18/8/2024).
Novira mendatangi tim piket di Kantor Damkar, Minggu (18/8/2024) sekitar pukul 13.40 WIB untuk meminta bantuan melepaskan cincin emasnya tersebut. Ia mengaku jari manis sebelah kanan terasa sakit akibat cincin yang dikenakannya tersebut.

Rasa sakit itu sudah mulai dirasakan sejak Sabtu (17/8/2024) malam. Meski telah berusaha dilepaskan namun cincin tersebut semakin mengunci akibat jarinya yang membengkak dan sakit.
Atas saran tetangganya, Novira memutuskan datang ke Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban untuk meminta bantuan.
Petugas Satpol PP dan Damkar pun segera bertindak dengan menggunakan peralatan khususnya. Petugas memotong cincin emas tersebut dengan penuh hati-hati guna memastikan pemakaianya tidak cedera. Butuh waktu sekitar lima menit untuk proses pelepasan cincin tersebut, yakni dari pukul 13.40 WIB hingga 13.45 WIB.
“Saya sangat berterima kasih kepada tim petugas. Mereka sangat cepat dan profesional dalam membantu saya,” ungkapnya.
Kabid Damkar, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tuban, Sutaji mengatakan, pihaknya selalu siap siaga dalam menangani berbagai macam situasi darurat, termasuk kasus-kasus personal seperti yang dialami Novira. Kasus tersebut juga bukan kali pertama ditangani oleh timnya.

“Meskipun ini bukan tugas utama kami, namun kami selalu siap membantu warga yang membutuhkan. Kami berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Tuban,” kata Sutaji.
Tim Satpol PP dan Damkar Tuban berhasil menunjukkan bahwa kehadirannya bukan hanya penting dalam penanganan bencana skala besar, tetapi juga dalam situasi darurat sehari-hari yang dihadapi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








