TUBAN, Tugujatim.id – Kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura, tepatnya di Desa Minohorejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa malam (08/10/2024). Insiden ini melibatkan sepeda motor yang menabrak bagian belakang truk tronton yang sedang berhenti di badan jalan akibat kerusakan mesin.
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tuban Iptu Eko Sulistyono mengatakan, kecelakaan tersebut bermula ketika pengendara motor Honda Beat dengan nomor polisi S-6072-EH yang diketahui bernama Sarmijan, 35, warga Dusun Pakis, Desa Penidon, Kecamatan Plumpang, Tuban, melaju dari arah utara ke selatan.
Diduga, Sarmijan kurang memperhatikan situasi di depannya sehingga menabrak bagian belakang truk tronton yang sedang terparkir di sisi kiri jalan. Truk tronton berplat nomor L-8201-UG yang dikemudikan Kusnadi Hari Priono, 41, warga Desa Somosari, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, tersebut terpaksa berhenti di jalan karena mengalami kerusakan.
Sayangnya, Sarmijan yang tidak sempat menghindar akhirnya terjatuh ke arah kanan. Dalam waktu yang bersamaan, truk gandeng dengan nomor polisi S-9358-UZ yang dikendarai oleh Suwandi, 44, warga Desa Santen Pulorejo, Kecamatan Ngoro, Jombang, datang dari arah berlawanan dan menghantam tubuh Sarmijan.
Akibat benturan keras tersebut, Sarmijan mengalami luka-luka serius dan segera dilarikan ke RSUD Tuban untuk mendapatkan perawatan intensif.
“Korban mengalami luka berat dan harus mendapatkan perawatan. Nahasnya, korban mengembuskan napas terakhirnya saat mendapatkan perawatan di rumah sakit,” ujar Iptu Eko.
Kejadian bermula saat Sarmijan melaju dari utara menuju selatan. Karena kurang fokus terhadap kondisi jalan, dia menabrak truk tronton yang diparkir Kusnadi di badan jalan sebelah kiri. Setelah terjatuh, tubuhnya terlempar ke jalur yang berlawanan, di mana truk gandeng dari arah selatan langsung menghantamnya.
Kecelakaan maut tersebut diduga terjadi karena faktor kelalaian pengemudi motor yang kurang waspada terhadap kondisi jalan, terutama pada malam hari. Meski cuaca cerah dan jalanan relatif sepi, tragedi ini tidak dapat dihindari.
Baca Juga: 7 Warung di Kenjeran Surabaya Terbakar Akibat Pegawai Ketiduran Saat Panasi Soto
Polisi segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk evakuasi dan mengamankan barang bukti berupa sepeda motor korban dan truk yang terlibat. Petugas juga telah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan melakukan penyidikan lebih lanjut.
“Kami masih menyelidiki lebih mendalam terkait kronologi dan penyebab pasti kecelakaan ini,” tambah Iptu Eko.
Jalur Pantura yang terkenal ramai oleh kendaraan berat kerap menjadi lokasi kecelakaan akibat kurangnya perhatian dari para pengemudi. Kepolisian setempat mengimbau para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan waspada, terutama di malam hari, guna menghindari kecelakaan serupa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








