MALANG, Tugujatim.id – Kegiatan orientasi bagi 1.695 anggota DPRD Kabupaten/Kota se-Jawa Timur berlangsung di Kota Malang selama empat hari. Tujuannya untuk upaya strategis memperkuat kolaborasi antara legislatif dan eksekutif.
Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono yang membuka acara tersebut menegaskan, orientasi ini menjadi titik awal sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berkualitas. Dia menyebut, orientasi ini penting untuk memperkenalkan peran anggota DPRD secara lebih mendalam. Tidak hanya dari sisi legislasi, tetapi juga dari sisi penganggaran dan pengawasan, yang semuanya memerlukan kerja sama erat dengan pemerintah daerah.
Baca Juga: Pesona Hidden Gem Pantai Rowo Cangak Jember, Cocok Jadi Tempat Refreshing Bareng Bestie
“Melalui orientasi ini, harapannya anggota DPRD mampu bersinergi dengan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada masyarakat,” ungkap Adhy, Rabu (09/10/2024).
Adhy menambahkan, tantangan pembangunan saat ini semakin kompleks, mulai dari masalah ekonomi hingga lingkungan. Karena itu, dia mengatakan, diperlukan keterlibatan aktif DPRD untuk mencari solusi-solusi inovatif yang mendukung kemajuan daerah.
Adhy juga menggarisbawahi pentingnya pemahaman mendalam terhadap isu-isu strategis yang dihadapi daerah-daerah di Jawa Timur.
Sementara itu, Pjs Bupati Tuban Dr Agung Subagyo yang hadir dalam acara tersebut, melihat orientasi ini sebagai langkah penting untuk meningkatkan kapasitas anggota DPRD. Menurut dia, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah.
“Orientasi ini membuka jalan bagi peningkatan kualitas kerja sama antara DPRD dan pemerintah, yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada pelayanan masyarakat,” ucapnya optimis.
Agung menekankan, dengan pemahaman yang lebih baik tentang tugas dan tanggung jawab, anggota DPRD dapat lebih proaktif dalam menyusun kebijakan yang inovatif serta melakukan pengawasan yang efektif.
“Saya berharap mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan strategi-strategi yang relevan untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Tuban,” lanjut Agung.
Tidak hanya membahas peran anggota DPRD, orientasi ini juga difokuskan pada peningkatan kemampuan analisis isu-isu lokal dan nasional yang memengaruhi pembangunan daerah. Diskusi-diskusi terkait penganggaran, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi topik utama yang dibahas selama kegiatan tersebut.
Dengan antusiasme yang tinggi dari para anggota DPRD, orientasi ini diharapkan mampu mendorong terciptanya kebijakan-kebijakan yang progresif dan inovatif. Tidak hanya mengatasi masalah saat ini, tetapi juga mampu mempersiapkan daerah menghadapi tantangan di masa depan.
Kolaborasi erat antara DPRD dan pemerintah daerah diyakini akan menjadi motor utama dalam mempercepat pembangunan yang berkelanjutan di Jawa Timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








