JEMBER, Tugujatim.id – Penundaan Bantuan Sosial (Bansos) dan insentif oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menuai kepedulian, khususnya terhadap para guru ngaji Jember. Sebelumnya, insentif guru ngaji mengalami penundaan karena perubahan teknis, yakni adanya peralihan bank penyalur.
Di penghujung tahun 2024 ini, insentif guru ngaji ditunda Pemkab Jember, untuk memastikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) berjalan dengan aman, serta untuk menjaga netralitas para Aparatur Negeri Sipil (ASN).
Wakil Bupati Jember nonaktif, KH Muhammad Firjaun Barlaman menjelaskan bahwa, penyaluran Bansos dan insentif, termasuk guru ngaji, merupakan program tahunan. Dirinya menegaskan bahwa penyaluran, baik Bansos dan insentif tidak memiliki kaitan dengan Pilkada.
“Sebenarnya, Bansos, insentif, dan sebagainya, ini adalah program tahunan dan ini sebenarnya tidak ada hubunganya sama sekali dengan Pilkada,” ujar Gus Firjaun sapaan akrabnya, pada (24/10/2024).
Setelah peralihan bank penyalur Bansos dan insentif, Gus Firjaun menegaskan bahwa, dana bantuan tahunan itu dapat segera dicairkan. Namun, karena ada persepsi-persepsi politik, akhirnya menuai penundaan oleh Pemkab Jember.
“Kalau mainset nya, mindset negarawan ini harusnya melakukan sesuatu sesuai nurani, oleh karena itu kami berharap agar kebutuhan masyarakat miskin khususnya, apalagi untuk urusan perut ini tidak bisa ditunda,” jelas Gus Firjaun.
Dirinya menegaskan, agar pemangku kebijakan dapat membuat peraturan menggunakan nuraninya, karena Bansos dan insentif tidak ada kaitanya dengan Pilkada. Melihat posisinya saat ini sebagai Calon Wakil Bupati Jember (Cawabup) Jember di Pilkada mendatang, Gus Firjaun hanya bisa berikhtiar.
“Kalau ada beberapa pihak menginginkan ditunda, itu diluar kuasa kami, mudah-mudahan dia diberi kesadaran. Bagaimana bagi mereka yang membutuhkannya, pasti sangat berarti bagi mereka, sedangkan bagi mereka yang berkecukupan, ini pasti tidak terasa. Oleh karena itu, kami berharap nurani dari semuanya untuk bisa merasakan apa yang dirasakan oleh mereka orang-orang yang membutuhkan,” pungkas Gus Firjaun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








