TUBAN, Tugujatim.id – Komite Banding PSSI (Persatuan Sepak Bola Indonesia) meringankan sanksi dengan mengurangi laga kandang Persela tanpa penonton.
Keputusan Komite Banding diumumkan pada 24 Oktober 2024 mengubah sebagian sanksi, yang sebelumnya melarang Persela menggelar empat pertandingan kandang dengan penonton menjadi hanya dua pertandingan tanpa penonton di seluruh stadion, sementara denda tetap sebesar Rp10 Juta.
Sebelumnya, Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan hukuman berat kepada panitia pelaksana pertandingan Persela karena dianggap gagal menjaga keamanan dan ketertiban selama laga berlangsung.
Insiden ini mencakup pelanggaran dalam bentuk kekerasan dan serangan terhadap perangkat pertandingan, sehingga Komdis (Komite Disiplin) PSSI menjatuhkan sanksi berupa larangan empat kali pertandingan tanpa penonton saat Persela menjadi tuan rumah serta denda sebesar Rp10 Juta.
Namun, Komite Banding PSSI mempertimbangkan banding yang diajukan oleh Persela dan mengubah sanksi tersebut menjadi dua pertandingan kandang tanpa kehadiran penonton dengan seluruh stadion ditutup. Meskipun jumlah pertandingan berkurang, atmosfer tanpa penonton masih akan dirasakan oleh para pemain dan tim pendukung Persela.
Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Persela Lamongan, Mahfud Syafii menyatakan, pihaknya akan mematuhi keputusan Komite Banding tersebut.
“Kami dari LOC Persela siap mengikuti dan mentaati putusan yang sudah disampaikan oleh Komite Banding PSSI,” ungkap Mahfud, Selasa (29/10/2024).
Persela diharapkan dapat mengatur strategi untuk pertandingan yang tetap kompetitif meski tanpa dukungan langsung dari suporter di stadion. Sementara itu, langkah tegas Komite Banding PSSI menunjukkan komitmen dalam menjaga ketertiban dan keamanan dalam setiap pertandingan sepak bola di tanah air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








