JEMBER, Tugujatim.id – Mohamad Falentino Rossi, Mahasiswa Universitas Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) berhasil mewujudkan ide kreatifnya menjadi sebuah produk nyata, yakni Rombong Hyrosybothportable.
Hyrosybothportable merupakan rombong lipat yang praktis dan mudah dibawa. Produk ini, juga dilengkapi desain lampu 3D dengan konsep Infinity Mirror atau teknologi pencahaan khusus untuk menarik perhatian konsumen, terutama saat berjualan di malam hari.
Rombong lipat ini, merupakan hasil dari eksperimen dan pengembangan yang panjang. Produk atas dukungan pedanaaan dari P2MW (Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha) ini telah berhasil meraih penghargaan dalam kompetisi kewirausahaan.
Menurut mahasiswa Prodi Manajemen ini, rombong Hyrosybothportable termasuk produk yang unik. Adanya lampu LED yang diletakkan di antara cermin dua arah untuk memantulkan cahaya berulang kali. Efek ini menghasilkan tampilan tiga dimensi yang unik dan futuristik.
Dengan begitu, rombong Hyrosybothportable memiliki fitur menarik yang tidak ditemukan pada rombong lipat konvensional sehingga, menjadikannya pilihan populer di area penjualan malam hari.
Ide tersebut, ia dapatkan setelah menyaksikan berbagai konsep bisnis internasional di situs YouTube. “Saya tertarik dengan inovasi rombong yang mudah dilipat dan dibawa ke mana saja,” ujarnya.
Ia berhasil mengembangkan produk yang lebih menguntungkan dengan dana hibah sebesar Rp19.900.000 dari Pusat Pengembangan Mahasiswa Wirausaha (P2MW).
Dana ini, ia pergunakan dalam eksperimen hingga pengembangan model. Seperri pemilihan LED ataupun jenis kaca terbaik dan berkualitas. Selain rombong, Rossy juga membuat logo dengan menggunakan teknologi mutakhir yang saat ini sedang dalam tahap prototyping.
Proses pembuatan lipogram 3D tidaklah sederhana. Sebelum mendapat dukungan dari P2MW, Rossy dan tim menghadapi tantangan yang cukup berat, misal, seringnya pesanan konsumen yang dibatalkan karena keterbatasan stok.
Selain itu, ada banyak konsumen luar kota tertarik, namun terkendala biaya pengiriman dan risiko kerusakan produk selama perjalanan.
Meski begitu, dibawah arahan dan bimbingan Inkubator Wirausaha Unmuh Jember, Rossy mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan lebih matang. Ia juga melakukan simulasi pemaparan bisnis sebelum tampil di KMI Expo.
Alhasil, Rossy berhasil meraih juara harapan pertama di kompetisi Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) dalam kategori industri kreatif, seni, dan budaya.
“Saya berterima kasih kepada semua yang telah mendukung saya. Ini masih awal, saya berharap Hyrosybothportable bisa terus berkembang hingga dikenal di seluruh Indonesia,” sambungnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Feni Yusnia
Editor: Darmadi Sasongko








