MOJOKERTO, Tugujatim.id – Bawaslu total menerima 11 laporan selama tahapan Pilkada Mojokerto 2024 berjalan. Lalu, satu dari belasan laporan tersebut berlanjut hingga tingkat kejaksaan. Belasan laporan tersebut berasal dari laporan mandiri yang disampaikan langsung ke kantor Bawaslu di Jl Raya Bangsal 63, Bangsal, Kabupaten Mojokerto.
Sementara itu, belasan laporan tersebut diterima Bawaslu tidak hanya dalam masa kampanye.
“Jadi sejak tahapan pilkada, semua laporan tersebut. Tidak hanya pada masa kampanye saja,” beber Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto Dody Faizal pada Jumat (15/11/2024).
Baca Juga: Kasus Pelanggaran Netralitas Kades di Mojokerto, EYA Kini Tersangka
Dody melanjutkan, belasan laporan tersebut tanda pengawasan partisipatif dari masyarakat terbilang bagus. Terlebih, Kabupaten Mojokerto menempati urutan lima besar Jawa Timur soal partisipasi masyarakat pada Pilkada 2024.
“Partisipasi masyarakat memegang peranan penting. Maka dari itu Bawaslu Kabupaten Mojokerto mengajak masyarakat bersama-sama untuk mengawasi Pilkada Mojokerto 2024 agar berlangsung lancar dan aman,” tandas Dody.
Baca Juga: Uji Kompetensi IJTI, 15 Jurnalis Tingkatkan Mutu dengan Dukungan PEPC dan SKK Migas
Selain itu, perguruan tinggi di Kabupaten Mojokerto juga diajak berperan aktif dalam mengawasi Pilkada 2024.
“Hal itu ditandai dengan ditekennya memorandum of understanding (MoU) dengan kampus-kampus di Mojokerto,” sambung Dody.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








