MOJOKERTO, Tugujatim.id – Museum Trowulan yang juga dikenal sebagai Museum Majapahit jadi salah satu destinasi penting bagi para pencinta sejarah dan budaya. Museum yang terletak di Dusun Unggahan, Desa Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, ini menjadi salah satu situs arkeologi terbesar di Indonesia.
Museum ini dikelilingi oleh berbagai situs peninggalan Kerajaan Majapahit. Selain itu, museum ini juga menjadi bukti nyata kejayaan salah satu kerajaan terbesar di Nusantara.
Sejarah Berdirinya Museum Trowulan
Menurut laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan cikal bakal Museum Trowulan dimulai pada1924, saat Bupati Mojokerto sebelum kemerdekaan R.A.A. Kromodjojo Adinegoro bekerja sama dengan Henricus Maclaine Pont, seorang arsitek asal Belanda. Keduanya berkolaborasi mendirikan Oudheidkundige Vereeniging Majapahit (OVM), sebuah perkumpulan fokus pada penelitian dan pelestarian peninggalan bersejarah dari Kerajaan Majapahit.
Baca Juga: 3 Cafe Boardgame di Surabaya yang Unik, Nongki Makin Seru dan Menantang Bikin Betah
Henricus Maclaine Pont juga merancang gedung museum yang berfungsi sebagai tempat tinggal sekaligus kantor bagi OVM. Gedung ini menjadi tempat pengumpulan artefak hasil penelitian dan temuan masyarakat setempat. Sebab, jumlah artefak yang terus bertambah pada 1926, dibangun gedung baru untuk menampung semua koleksi.
Sayangnya, museum ini sempat ditutup selama penjajahan Jepang. Namun, pada 1943, atas perintah Prof Kayashima dari Kantor Urusan Barang Kuno (KUBK), Museum Trowulan kembali dibuka untuk publik.
Koleksi Unggulan di Museum Trowulan
Melansir dari laman resmi Balai Pelestarian Kebudayaan XI, Museum Trowulan menyimpan berbagai koleksi peninggalan Kerajaan Majapahit. Apa saja?
- Surya Majapahit: Lambang kerajaan yang ikonik.
- Arca Camundi dan Arca Wisnu Naik Garuda: Seni patung Hindu-Buddha yang mencerminkan spiritualitas masa itu.
- Prasasti dari Berbagai Zaman: Mulai dari masa Singosari, Kediri, hingga Majapahit. Salah satu yang tertua adalah prasasti “Siti Fatima binti Maimun”.
- Artefak Terakota: Meliputi peralatan rumah tangga, guci, koin emas, hingga keramik yang menunjukkan keseharian masyarakat.
- Relief Pedagang Tiongkok: Bukti hubungan perdagangan internasional Majapahit yang ditemukan di museum ini.
Museum ini juga memamerkan temuan kecil seperti perhiasan, alat rumah tangga, dan barang-barang kuno lainnya yang memberi gambaran nyata kehidupan pada masa kejayaan Majapahit.
Lokasi dan Informasi Praktis
Berdasarkan laman pariwisata.mojokertokab.go.id, Museum Trowulan terletak di Jalan Pendapa Agung, Ngelinguk, Trowulan, Mojokerto. Museum ini buka setiap hari pukul 08.00-16.00 dengan harga tiket masuk yang sangat terjangkau, yaitu Rp7.000 untuk dewasa dan Rp5.000 untuk anak-anak.
Mengapa Museum Trowulan Penting?
Museum ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan artefak, tetapi juga menjadi pusat pelestarian budaya dan edukasi. Sebagai museum arkeologi, tempat ini menawarkan kesempatan bagi generasi muda untuk mempelajari sejarah dan mengenal kejayaan Kerajaan Majapahit yang mendunia. Selain itu, museum ini juga menjadi destinasi wisata budaya yang mengundang wisatawan domestik maupun mancanegara.
Review Pengunjung
Museum Trowulan mendapat banyak pujian dari para pengunjung yang telah berbagi pengalaman mereka melalui Google Review. Salah satunya Fendi Kemawon.
“Indonesia memiliki sejarah yang luar biasa. Majapahit adalah salah satu kerajaan yang berhasil menyatukan seluruh Nusantara yang kini dikenal sebagai Indonesia. Museum ini menceritakan bagaimana kehidupan masyarakat Majapahit di masa lalu. Saya sangat senang berada di sini untuk menceritakan sejarah kepada anak dan cucu agar sejarah tidak terlupakan,” ujarnya.
Baca Juga: Spesifikasi Mumpuni HP Samsung A16 5G, Hadir di Indonesia pada Desember 2024: Cek Harganya!
Sementara itu, Aswin Nobby, dalam ulasannya menyebutkan, tempat ini cocok untuk belajar dan nostalgia dalam mengingat peninggalan kerajaan.
“Tempat ini cocok bagi siapa saja yang ingin belajar atau sekadar bernostalgia tentang kebesaran kerajaan yang membentuk Indonesia melalui peninggalan-peninggalan yang terawat dengan baik,” tulisnya.
Karena itu, mengunjungi Museum Trowulan adalah cara yang sempurna untuk menyelami sejarah Indonesia dan menghargai warisan budaya masa lampau. Dengan koleksi yang beragam dan suasana yang autentik, museum ini menjadi destinasi yang wajib dikunjungi saat berada di Mojokerto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Muhammad Abdul Majiid Al-Wahab/Magang
Editor: Dwi Lindawati








