MALANG, Tugujatim.id – Jalur Kereta Api Pogajih-Kesamben Blitar sempat tertimbun tanah longsor dan perjalan sejumlah tertahan. Longsoran yang menimbun jalur petak jalan KM 87 +8/9 itu telah kembali normal dan telah dapat dilalui kendati dengan kecepatan terbatas 5 Km per jam.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mengungkapkan, jalur KA pada petak jalan Pogajih-Kesamben yang sempat tertimbun longsor pada Sabtu malam (30/11), pada Minggu (1/12) pukul 03.05 WIB dini hari telah dapat dilalui dengan kecepatan terbatas 5 Km per jam.
KAI Daop 8 Surabaya telah mengerahkan lebih dari 60 petugas yang bekerja cepat menormalisasi dan memperbaiki jalur KA akibat longsor tersebut sehingga jalur KA dapat dilewati kembali oleh perjalanan Kereta Api. Saat ini perjalanan KA Keberangkatan maupun Kedatangan KA dari dan menuju Stasiun Malang berangsur normal, meskipun masih terdapat adanya kelambatan akibat adanya pembatas kecapatan di lokasi terjadinya longsoran.

KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan imbas terjadinya musibah tanah longsor yang mengenai jalur KA ini.
“Kami juga ucapkan permohonan maaf kepada para penumpang yang mengalami kelambatan perjalanan KA akibat adanya perubahan pola operasi perjalanan KA jarak jauh keberangkatan maupun kedatangan di Stasiun Malang,” kata Luqman Arif, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya.
Sebelumnya, akibat adanya musibah longsoran ini sebanyak 4 Kerata Api Jarak Jauh mengalami perubahan pola operasi, terdiri dari 2 keberangkatan Stasiun Malang dan 2 kedatangan Stasiun Malang.
KA jarak jauh keberangkatan Stasiun Malang :
KA 215 Majapahit relasi Malang – Pasarsenen;
KA 153 Malioboro Express relasi Malang – Purwokerto.
KA jarak jauh kedatangan Stasiun Malang :
KA 234 Matarmaja relasi Pasarsenen – Malang;
KA 134 Kertanegara relasi Purwokerto – Malang.
Luqman Arif menambahkan, para pelanggan yang terdampak terhadap perubahan pola operasi ini, telah diberikan Service Recovery sesuai aturan yang berlaku seperti minuman ringan, snack, hingga makanan berat.
Saat ini KAI Daop 8 Surabaya terus berupaya untuk menormalisasi jalur agar dapat dilalui kembali dengan kecepatan normal dan terus memantau lokasi terjadinya longsoran di petak jalan Pogajih-Kesamben, tutup Luqman Arif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Darmadi Sasongko








