Tugujatim.id – Istilah Fear of Missing Out atau FOMO tertuju kepada orang-orang yang takut tertinggal akan tren terkini atau takut kehilangan informasi akan sesuatu yang sedang viral. Sebaliknya masih ada orang-orang yang tetap santai meski tertinggal informasi atau tren terbaru. Orang-orang tersebut menerapkan prinsip Joy of Missing Out alias JOMO.
Istilah JOMO dalam kata lain dapat berarti cara atau upaya memanfaatkan banyak waktu untuk diri sendiri. Hal tersebut biasanya digunakan untuk bersantai hingga membangun kesadaran bahwa tidak semua pengalaman sosial atau tren terkini perlu diikuti. JOMO juga membantu seseorang bisa lebih fokus untuk hal-hal produktif.
Orang yang berprinsip JOMO dapat dengan mudah dikenali. Umumnya mereka mengetahui serta fokus pada tujuan utama dan kemauan. Selain itu, mereka juga membatasi bahkan penggunaan media sosial, bijak saat memutuskan sebuah pilihan, lebih fokus pada pengembangan diri sendiri, sekaligus ketenangan diri lebih meningkat.
Sementara, untuk menguatkan prinsip JOMO terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan secara rutin, seperti:
1. Fokus pada Kemauan
Cari tahu apa kemauan, passion, atau sesuatu yang dianggap menyenangkan saat dilakukan. Fokus ini perlu dibangun sebab bila orang lain punya pencapaian, maka buat capaian juga pada sesuatu yang ditekuni.
2. Batasi Penggunaan Media Sosial
Sumber utama FOMO adalah media sosial yang menyumbang dampak masif terhadap terjadinya FOMO. Apabila hal ini terjadi, satu hal yang bisa dilakukan adalah membatasi penggunaan media sosial.
3. Bijak saat Memilih
Bijak saat memilih memilih maksudnya jangan selalu mengikuti ajakan orang atau teman. Sebab tidak semua ajakan tersebut memberikan dampak baik. Sangat mungkin ajakan-ajakan tersebut hanya menyenangkan sementara waktu saja.
4. Prioritaskan Diri Sendiri
Jadikan diri sendiri sebagai prioritas utama dalam hidup. Lakukan kegiatan yang dapat membuat diri merasa tenang dan bahagia. Kegiatan tersebut bisa berupa olahraga, menghabiskan waktu berlibur, atau menikmati hobi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








