• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kadinkes Jember

Kadinkes Jember, Hendro Soelistijono usai menerima kunjungan Komisi D DPRD Jember. (Foto: Diki Febrianto)

HIV-AIDS di Jember Capai 8000 Kasus Dengan ODHA Termuda Usia 15 tahun

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in Kesehatan
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Kabupaten Jember menempati peringkat ketiga kasus HIV-AIDS (Human Immunodeficiency Virus-Acquired Immunodeficiency Syndrome) di Jawa Timur, setelah Surabaya dan Sidoarjo. HIV-AIDS di Jember capai 8000 kasus dengan pasien Orang dengan HIV-AIDS (ODHA) termuda terdeteksi berusia 15 tahun.

“Jadi memang 8.000 itu jumlah kumulatif semenjak tahun 2002, tapi per tahun memang terjadi peningkatan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember, Hendro Soelistijono usai menerima kunjungan Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Jember pada Senin (16/12/2024).

You might also like

Makanan tinggi protein.

Anak Kos Wajib Stok! 8 Makanan Tinggi Protein yang Awet dan Murah

15/07/2026 9:27 AM
Kasus TBC.

1.289 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Malang, Pemkab Perkuat Skrining AI Percepat Deteksi Dini

04/07/2026 1:13 PM

Temuan tersebut merupakan upaya Dinkes Jember, untuk segera mengetahui dan memberikan penanganan terhadap pasien dengan kasus penyakit menular seperti HIV-AIDS. Menurut Hendro Soelistijono, jika tidak segera ditemukan, adanya potensi penyebaran akan semakin besar.

“Coba bayangkan, kalau kita tidak temukan, itu seperti fenomena gunung es yang ketemu hanya ujungnya saja dan di bawah itu lebih banyak, hal tersebut berpotensi menularkan, kenapa tinggi? Ya karena teman-teman bekerja, karena teman-teman mencari betul karena tidak muda,” papar Hendro Soelistijono.

kadinkes jember 1 scaled
Kabid P2P Dinkes Jember, Rita Wahyuningsih saat dikonfirmasi soal HIV-AIDS di Jember. (Foto: Diki Febrianto)

Meski Hendro Soelistijono tidak menjelaskan secara gamblang terkait daerah-daerah penyebaran kasus HIV-AIDS tertinggi, dirinya menegaskan bahwa penyakit menular yang satu ini tersebar di seluruh Kabupaten Jember.

Di tahun 2024, setidaknya penambahan kasus HIV-AIDS di Jember sebanyak 600-an. Hendro Soelistijono menegaskan bahwa capaian tersebut bukan merupakan kebanggan, melainkan menjadi bentuk kinerja untuk menemukan ODHA, untuk memberikan penanganan dengan tujuan memutus rantai penyebarannya.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jember, Rita Wahyuningsih menjelaskan rentang usia pasien ODHA. Dimana, Dinkes Jember telah menemukan pasien termuda dengan usia 15 tahun.

“Usia yang paling muda itu 15 tahun, tetapi untuk pada umumnya usianya sekitar 25-40 tahun paling banyak,” kata Rita Wahyuningsih.

Rita menegaskan bahwa, di tingkat pelajar pihaknya tidak melakukan screening aktif, melainkan pasif. Hal tersebut dilakukan dengan berbagai upaya pencegahan, seperti sosialisasi maupun edukasi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter : Diki Febrianto

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Dinkes JemberDinkes Kabupaten JemberJemberKabupaten JemberODHA
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Makanan tinggi protein.

Anak Kos Wajib Stok! 8 Makanan Tinggi Protein yang Awet dan Murah

by Dwi Linda
15/07/2026 9:27 AM
0

Tugujatim.id - Kamu anak kos yang lagi menjaga asupan makanan tinggi protein? Tapi kamu harus menyesuaikan dengan anggaran bulanan dan...

Kasus TBC.

1.289 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Malang, Pemkab Perkuat Skrining AI Percepat Deteksi Dini

by Dwi Linda
04/07/2026 1:13 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menemukan 1.289 kasus tuberkulosis (TBC) selama periode Januari hingga Mei 2026. Angka tersebut...

Minum teh.

Sering Minum Teh saat Makan? Ternyata Kebiasaan Ini Bisa Ganggu Penyerapan Zat Besi

by Dwi Linda
16/06/2026 6:14 PM
0

Tugujatim.id – Pembahasan mengenai kebiasaan minum teh saat makan ramai dibicarakan setelah muncul dalam salah satu episode kanal YouTube Suara...

Kota Blitar.

12.848 Warga Kota Blitar Alami Obesitas, 60 Persen Ternyata Perempuan Dewasa

by Dwi Linda
09/06/2026 6:13 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Tren kelebihan berat badan atau obesitas di Kota Blitar menunjukkan statistik yang mengejutkan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota...

Next Post
Jemaah Haji 2024 asal Tuban

Paspor Calon Jemaah Haji 2025 asal Tuban Selesai Diproses

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID