• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bulog

Bulog Bojonegoro Jemput Bola Beli Gabah Petani: Ilustrasi para pekerja selep gabah tengah menjemur padi yang masih basah. Foto Rochim

Jaga Stabilitas Harga! Bulog Bojonegoro ‘Jemput Bola’ Beli Gabah Langsung dari Petani

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Kabar baik bagi petani di Bojonegoro Tuban dan Lamongan, karena Bulog Bojonegoro malakukan jemput bola dengan membeli gabah langsung dari petani.

Perum Bulog Kantor Cabang Bojonegoro siap membeli Gabah Kering Panen (GKP) langsung dari petani dengan harga Rp6.500 per kilogram. Program ini diharapkan bisa memberikan kepastian pasar bagi petani serta menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani.

You might also like

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

21/07/2026 3:21 PM
Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

21/07/2026 3:00 PM

Pimpinan Cabang Perum Bulog Bojonegoro, Ferdian Darma Atmaja, mengungkapkan bahwa harga ini sudah sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) berdasarkan keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2025.

BACA JUGA: Cek Kesehatan Gratis Resmi Dimulai: Kado Ulang Tahun dari Negara untuk Masyarakat Lebih Sehat

“Pembelian ini berlaku bagi petani di wilayah kerja kami, yaitu Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan,” jelasnya saat dihubungi Rabu (12/02/2025) dilansir website resmi Kabupaten Bojonegoro.

Bulog Bojonegoro menawarkan dua metode pembelian untuk memudahkan petani. Pertama, sistem jemput bola, di mana Bulog langsung datang ke lokasi yang telah disepakati untuk menimbang dan membayar gabah sesuai beratnya. Cara ini memudahkan petani yang kesulitan mengangkut hasil panennya ke tempat penjualan.

Kedua, skema kolektif melalui kelompok tani (poktan) atau gabungan kelompok tani (gapoktan). Dalam metode ini, gabah dikumpulkan terlebih dahulu oleh petani, lalu dikirim ke penggilingan Bulog atau mitra penggilingan Bulog.

BACA JUGA: Anggaran Program Makan Bergisi Gratis Jadi Sorotan, DPRD Kota Malang Dorong Pemkot Gaet CSR

Sebagai bentuk dukungan, Bulog juga memberikan biaya tambahan untuk pengiriman sebesar Rp200 per kilogram.

“Jadi, petani bisa mendapatkan harga gabah Rp6.500 per kilogram ditambah biaya pengiriman maksimal Rp200, dipotong pajak, sampai di lokasi penggilingan,” terang Ferdian.

Program ini diharapkan bisa menjadi solusi bagi petani yang kerap menghadapi harga tak menentu di pasar bebas. Selama ini, banyak petani terpaksa menjual gabah kepada tengkulak dengan harga lebih rendah karena keterbatasan akses pasar.

Dengan adanya pembelian langsung dari Bulog, petani kini memiliki opsi lebih menguntungkan dan tidak perlu khawatir soal pemasaran hasil panennya.

BACA JUGA: Genjot Vaksinasi PMK, Status Jatim Lumbung Ternak Nasional Terancam

“Ini sangat membantu. Biasanya kalau panen raya, harga gabah turun karena tengkulak menekan harga. Kalau Bulog mau beli langsung, tentu ini jadi harapan baru bagi kami,” ujar Suyono, seorang petani di Bojonegoro.

Bulog Bojonegoro menargetkan pembelian gabah hingga akhir tahun 2025. Bagi petani yang ingin menjual hasil panennya, bisa langsung menghubungi kontak yang tersedia sesuai wilayah masing-masing. Dengan program ini, diharapkan kesejahteraan petani meningkat dan ketahanan pangan tetap terjaga.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter : Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita Bojonegoroberita lamonganberita TubanBojonegoroBulogBulog BojonegoroLamonganPerum Bulog
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Next Post
Palang Pintu Perlintasan Kereta Api

Buntut Pemberhentian Tenaga Honorer Penjaga Palang Pintu Perlintasan Kereta Api di Jember, Ini Tanggapan Kadishub

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID