TUBAN, Tugujatim.id – Pemandian Bektiharjo, salah satu destinasi wisata legendaris di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern. Wisata ini terus menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati kesegaran air alami serta suasana asri.
Lokasinya terletak di Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, sekitar lima kilometer dari pusat kota Tuban, pemandian ini telah dikenal sejak zaman dahulu sebagai tempat rekreasi yang menenangkan.
Baca Juga: Sedekah Bumi di Sendang Bektiharjo Tuban, Tradisi Lestarikan Lingkungan Hidup Wujud Rasa Syukur
Sejarah panjang Pemandian Bektiharjo bermula pada abad ke-13 saat Raden Danur Wendo dari Kadipaten Tuban memanfaatkan sumber air jernih ini sebagai penyedia air minum bagi masyarakat. Seiring berjalannya waktu, tempat ini berkembang menjadi pemandian alami yang selalu ramai dikunjungi. Airnya yang tidak pernah kering menjadi daya tarik utama, menciptakan suasana yang menenangkan dan menyegarkan.
Lingkungan sekitar pemandian ini dipenuhi pepohonan raksasa yang berusia ratusan tahun, memberikan keteduhan alami bagi para pengunjung. Keunikan lainnya adalah kehadiran kera-kera jinak yang bebas berkeliaran, menambah pengalaman unik bagi wisatawan.
Pemandian ini memiliki dua kolam utama, yakni Sendang Lanang (kolam laki-laki) dan Sendang Wadon (kolam perempuan). Namun, kini kedua kolam ini dapat digunakan secara bersama-sama tanpa batasan.
Fasilitas yang tersedia di Pemandian Bektiharjo cukup lengkap, mulai dari area parkir yang luas, kamar mandi, hingga tempat istirahat bagi para wisatawan. Bagi yang ingin menikmati suasana lebih lama, ada warung-warung kecil yang menjual makanan dan minuman khas daerah setempat. Selain itu, bagi pengunjung yang datang bersama keluarga, tersedia area bermain anak yang menambah kenyamanan selama berwisata.
Pemandian Pusat Tradisi Budaya
Tidak hanya menawarkan wisata alam, Pemandian Bektiharjo juga menjadi pusat tradisi budaya. Salah satu acara yang selalu dinantikan adalah Sedekah Bumi atau “manganan”, sebuah ritual tahunan sebagai ungkapan rasa syukur atas melimpahnya sumber air di daerah ini.
Acara ini tidak hanya dihadiri oleh warga Desa Bektiharjo, tetapi juga oleh masyarakat dari desa-desa sekitar seperti Prunggahan Wetan, Prunggahan Kulon, dan Tegalagung. Suasana semakin meriah dengan berbagai pertunjukan seni dan kuliner khas Tuban yang memanjakan para pengunjung.
Bagi mereka yang ingin melarikan diri dari kesibukan sehari-hari, Pemandian Bektiharjo adalah pilihan sempurna untuk menyatu dengan alam dan menikmati kesegaran air pegunungan yang murni. Banyak pengunjung mengaku merasakan ketenangan dan kesegaran setelah berendam di airnya yang jernih dan sejuk. Selain itu, bagi pencinta fotografi, pemandian ini juga menawarkan berbagai spot menarik untuk diabadikan, mulai dari keindahan kolam alami hingga interaksi unik dengan kera-kera jinak yang berkeliaran.
Pemerintah daerah pun terus berupaya mengembangkan potensi wisata ini dengan meningkatkan infrastruktur dan fasilitas pendukung. Salah satu rencana ke depan adalah penambahan area hijau serta jalur trekking bagi wisatawan yang ingin menikmati panorama alam sekitar. Dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya, Pemandian Bektiharjo tidak hanya menjadi destinasi wisata unggulan bagi warga lokal, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan dari berbagai daerah.
Dengan keindahan alam, nilai sejarah, dan kekayaan budaya yang ditawarkan, destinasi ini menjadi hidden gem yang patut dikunjungi di Tuban. Bagi Anda yang ingin melepas penat dan menikmati kesegaran alami, Pemandian Bektiharjo adalah pilihan yang sempurna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Fawwaz Ravi Akbar/Magang
Editor: Dwi Lindawati







