JEMBER, Tugujatim.id – Pencarian korban anak terseret arus Sungai Bedadung Jember dilanjutkan setelah ditemukannya salah satu korban atas nama Aliful Imam (13) dalam kondisi meninggal dunia. Sementara lainnya masih dalam pencaraian.
Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) terhadap dua anak yang hanyut di Sungai Bedadung di Desa Balung Kidul, Kecamatan Balung akhirnya membuahkan hasil pada Kamis (27/3/2025) sore.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Widodo Julianto, mengungkapkan bahwa korban yang telah ditemukan adalah Aliful Imam (13).
Jasadnya ditemukan di Muara Pancer setelah upaya pencarian intensif oleh tim gabungan. “Korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan telah dimakamkan,” jelas Widodo.
BACA JUGA: Satu dari Dua Anak Hilang Terseret Arus Sungai Bedadung Jember Ditemukan Meninggal Dunia
Tragedi ini bermula pada Rabu (26/3/2025) dini hari, ketika lima anak pergi mencari ikan di Sungai Bedadung setelah melaksanakan salat Subuh. Dari lima anak tersebut, tiga di antaranya memutuskan untuk berenang.
Salah satu dari mereka, Satria, berhasil menyelamatkan diri, sementara dua lainnya, Aliful Imam dan Abdul Qodir Arifa’i terseret derasnya arus sungai. Menindaklanjuti laporan kejadian, tim BPBD Jember segera menuju lokasi dan bekerja sama dengan Basarnas serta berbagai pihak terkait untuk melakukan pencarian.

Upaya penyisiran dilakukan menggunakan perahu LCR serta metode susur darat guna memperluas area pencarian.
“Korban kedua, Abdul Qodir Arifa’i, hingga kini masih belum ditemukan. Pencarian hari ini belum membuahkan hasil, sehingga akan dilanjutkan besok pagi,” ujar Widodo.
Selain melakukan operasi pencarian, tim BPBD juga menyalurkan bantuan logistik kepada keluarga korban. Proses penyisiran telah dilakukan hingga ke Muara Pancer, namun hingga sore hari, korban kedua belum ditemukan.
BACA JUGA: Dua Anak Hilang Terbawa Arus Saat Mandi di Sungai Bedadung Jember
“Pencarian sementara dihentikan dan akan dilanjutkan esok hari, Jumat,” tambahnya. Upaya pencarian akan terus dilakukan dengan mengerahkan tim gabungan guna memastikan korban kedua segera ditemukan.
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat musim penghujan yang meningkatkan risiko arus deras.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko







