TUBAN, Tugujatim.id – Kerusakan Jalur Lingkar Selatan Tuban (JLS Tuban) yang semakin parah akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Tuban. Tahun ini, jalur alternatif yang menghubungkan berbagai kawasan strategis di Tuban tersebut akan segera direhabilitasi dengan anggaran sebesar Rp4 miliar.
Kepala Dinas PUPR dan PRKP Kabupaten Tuban, Agung Supriyadi, memastikan bahwa proyek perbaikan JLS telah masuk dalam rencana kerja tahun ini.
“Insya Allah segera dilelang, Mas. Saat ini, kami masih dalam tahap persiapan administrasi agar prosesnya bisa berjalan lancar,” ujarnya.
Pihaknya menargetkan proses lelang dapat selesai dalam waktu dekat sehingga pekerjaan bisa segera dimulai sebelum memasuki musim penghujan. Dengan perbaikan ini, diharapkan kondisi JLS kembali optimal dan lebih nyaman bagi pengguna jalan, khususnya pemudik yang melintas pada momen Lebaran mendatang.
Jalur Lingkar Selatan Tuban pertama kali dibangun pada 2019 oleh Pemerintah Kabupaten Tuban dengan panjang 12 kilometer di sisi selatan. Pembangunan awal ini menelan anggaran sebesar Rp72 miliar.
Dua tahun berselang, pemerintah pusat memasukkan JLS dalam proyek strategis nasional dan mengalokasikan dana tambahan sebesar Rp 78 miliar. Dengan suntikan dana tersebut, pembangunan JLS akhirnya rampung pada 2021 dengan total panjang mencapai 19 kilometer.
Namun, hanya dalam beberapa tahun, kondisi jalan mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan serius. Beberapa titik mengalami penurunan kualitas aspal, retakan, hingga lubang yang cukup dalam. Situasi ini tidak hanya membahayakan pengendara, tetapi juga mengurangi kenyamanan pengguna jalan, terutama bagi kendaraan berat yang melintas setiap hari.
BACA JUGA: RSUD dr. R. Koesma Gelontorkan Rp3,4 Miliar Tunjang Fasilitas Gedung IPIT
Sebelumnya, jelang arus mudik Lebaran, kondisi JLS yang berlubang menjadi perhatian serius aparat kepolisian. KBO Satlantas Polres Tuban, Ipda Agus Eka, mengimbau para pengendara untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas di malam hari.
“Beberapa titik di JLS mengalami kerusakan cukup parah. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait agar perbaikan bisa segera dilakukan,” ujarnya.
Meski rencana rehabilitasi JLS sudah masuk dalam agenda tahun ini, pengerjaan yang masih dalam tahap persiapan lelang membuat pemudik harus tetap ekstra waspada.
BACA JUGA: Pantauan H+3 Lebaran: Pemudik Lebih Pilih Jalur Tol
Beberapa ruas jalan yang rusak bisa menjadi titik rawan kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Selain itu, untuk sementara waktu, pihak kepolisian dan Dinas PUPR akan memasang rambu-rambu peringatan di titik-titik paling berbahaya guna meminimalisir risiko kecelakaan.
Dengan adanya rencana perbaikan ini, diharapkan JLS Tuban kembali menjadi jalur alternatif yang aman dan nyaman bagi pengguna jalan, terutama saat arus mudik Lebaran yang diprediksi akan meningkat tahun ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








