TUBAN, Tugujatim.id – Pemkab Tuban melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP2P) menyerahkan bantuan benih padi kepada petani terdampak banjir. Langkah ini dinilai menjadi angin segar bagi petani yang tengah berjibaku menyelamatkan waktu masa tanam.
“Ini bukan sekadar bantuan, tapi upaya pemulihan. Petani harus bisa segera tanam kembali, karena waktu tanam sudah mepet,” ujar Kepala DKP2P Tuban, Eko Julianto, saat dikonfirmasi Minggu (04/05/2025).
Saat banjir melanda sejumlah kecamatan di Tuban beberapa waktu lalu, banyak lahan pertanian yang terendam hingga gagal tanam. DKP2P melakukan pendataan untuk alokasi penyaluran bantuan berupa benih padi varietas unggul jenis Inpari 32.
Bantuan ini menyasar lahan seluas 782 hektare yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Rengel, Plumpang, dan Merakurak. Total benih yang disalurkan mencapai 19.550 kilogram, dibagikan ke 15 kelompok tani yang wilayahnya terdampak cukup parah.
Menurut Eko, langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, yang meminta jajarannya bergerak cepat demi menjaga ketahanan pangan daerah.
“Kami ingin petani tetap semangat dan tidak kehilangan momentum tanam,” sambungnya.
Respons positif datang dari kalangan petani. Kasadi, warga Desa Karangtinoto, tak bisa menyembunyikan rasa lega. Ia mengaku bantuan ini sangat ditunggu karena para petani sudah bersiap tanam kembali.
“Alhamdulillah, akhirnya bisa tanam lagi. Kalau kelamaan, kami bisa tekor terus,” ujarnya.
BACA JUGA: 254 Kasus Demam Berdarah di Tuban dan 3 Penderita Meninggal Dunia
Harapan juga disampaikan Ketua Gapoktan Margo Makmur Desa Kanorejo, Bambang Dwi Susanto. Ia menilai distribusi benih dilakukan pada waktu yang tepat.
“Begitu benih datang, kami langsung semai. Semoga hasil panennya nanti memuaskan,” katanya.
Meski bantuan sudah diterima, petani berharap adanya pendampingan lanjutan. Mereka tak ingin sekadar menerima bantuan, tapi juga bimbingan agar ke depan bisa lebih mandiri dan produktif.
“Kami ingin ada pembinaan juga, supaya bisa naik kelas jadi petani mandiri,” harap Kasadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko







