PASURUAN, Tugujatim.id – Bila menyebut Pasuruan, yang terbayang biasanya udara sejuk Prigen, agrowisata atau tempat ngopi bernuansa alam. Tapi Kabupaten di kaki Gunung Arjuno dan Welirang ini juga menyimpan banyak tempat bersejarah, sebagai Kota Pusaka yang menarik dikunjungi.
Mulai dari peninggalan kerajaan kuno, candi pemujaan, hingga bangunan kolonial peninggalan Belanda. Semuanya masih bisa kamu saksikan langsung sebagai Kota Pusaka yang menarik dikunjungi hingga hari ini. Pas banget untuk yang ingin menikmati libur sambil menambah ilmu sejarah.
Berikut ini delapan tempat bersejarah di Pasuruan yang bisa kamu kunjungi:
1. Candi Jawi Prigen
Terletak di kaki Gunung Welirang, Candi Jawi merupakan tempat perabuan Raja Kertanegara, raja terakhir Kerajaan Singhasari. Candi ini unik karena memadukan arsitektur Hindu dan Buddha, mencerminkan toleransi spiritual di masa lampau.
Bangunannya masih kokoh, dikelilingi suasana alam yang sejuk dan tenang. Saat kabut turun, suasana jadi makin magis dan cocok untuk foto-foto atau sekadar merenung.
Lokasi: Kaki Gunung Welirang, Prigen
2. Candi Gunung Gangsir – Beji
Candi bata merah ini adalah salah satu yang tertua di Jawa Timur. Diperkirakan berasal dari abad ke-11, peninggalan Kerajaan Kahuripan. Meski berada di tengah permukiman warga, nuansa sejarahnya masih terasa kuat.
Candi Gunung Gangsir punya struktur khas arsitektur Jawa kuno, dengan beberapa relief yang masih bisa kamu lihat meski sudah termakan waktu.
Lokasi: Beji, Pasuruan
3. Candi Belahan – Gempol
Kalau kamu suka tempat bersejarah dengan cerita unik, Candi Belahan wajib dikunjungi. Tempat ini dulunya pemandian Raja Airlangga, dengan dua patung dewi yang memancurkan air dari bagian dada—makanya warga sekitar menyebutnya Sumber Tetek.
Airnya sejuk, jernih, dan masih mengalir sampai sekarang. Banyak pengunjung datang untuk berendam atau sekadar menikmati suasana hening di tengah perbukitan.
Lokasi: Wonosunyo, Gempol
4. Candi Sepilar – Prigen
Meskipun tidak sebesar candi lainnya, Candi Sepilar punya aura mistis dan menarik bagi para pencinta sejarah. Terletak di lereng Gunung Arjuno, tempat ini lebih mirip reruntuhan altar batu yang konon digunakan untuk pemujaan.
Lokasinya tersembunyi, cocok buat kamu yang suka eksplorasi ringan sambil menyatu dengan alam.
Lokasi: Prigen, Pasuruan
5. Gedung Harmonie – Panggungrejo
Gedung peninggalan Belanda ini dulunya merupakan tempat berkumpul para elite kolonial, dari pejabat hingga saudagar. Dibangun tahun 1858, arsitekturnya bergaya neoklasik Eropa yang masih memikat sampai sekarang.
Meskipun tidak lagi difungsikan seperti dulu, gedung ini masih sering jadi lokasi foto prewedding atau dokumentasi sejarah lokal.
Lokasi: Panggungrejo, Pasuruan
6. P3GI – Pusat Penelitian Gula Indonesia
Pasuruan dulunya dikenal sebagai pusat industri gula kolonial, dan P3GI (Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia) adalah saksi sejarahnya. Didirikan sejak masa Hindia Belanda, tempat ini jadi pusat penelitian tebu tertua di Indonesia.
Selain punya nilai historis, P3GI juga masih aktif sebagai lembaga penelitian. Cocok untuk kamu yang ingin tahu sisi edukatif dari sejarah industri di Indonesia.
Lokasi: Panggungrejo, Pasuruan
7. Hotel Daroessalam – Gadingrejo
Hotel lawas ini masih beroperasi sampai sekarang. Didirikan pada masa kolonial, Hotel Daroessalam memadukan gaya arsitektur Indische dan Tionghoa. Interiornya masih mempertahankan tegel jadul, pintu kayu besar, dan lampu gantung klasik.
Menginap di sini serasa kembali ke masa lampau. Tempat yang pas buat kamu yang ingin merasakan pengalaman berbeda.
Lokasi: Gadingrejo, Pasuruan
8. Rumah Singa (Omah Singo) – Gadingrejo
Dulunya milik saudagar Tionghoa, Rumah Singa punya ornamen kepala singa yang jadi ciri khas di bagian pagar dan atapnya. Simbol ini melambangkan keberanian dan kejayaan.
Meski tidak dibuka setiap hari, kamu masih bisa melihat kemegahannya dari luar atau menunggu tur sejarah lokal saat ada event khusus.
Lokasi: Gadingrejo, Pasuruan
Belajar di Kota Pusaka Pasuruan Sekaligus Liburan
Delapan tempat di atas menunjukkan bahwa Pasuruan bukan hanya tentang alam dan kuliner, tapi juga kaya akan warisan budaya dan sejarah. Dari candi kuno hingga gedung kolonial, semuanya menyimpan cerita yang menarik untuk ditelusuri.
Kalau kamu lagi cari tempat bersejarah di Jawa Timur yang bisa dikunjungi, Pasuruan bisa jadi pilihan yang seru dan edukatif. Siapa tahu, kamu pulang membawa cerita baru yang memperkaya perjalananmu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis : Muhammad In’am Chairuzzidan Anwar/ Magang
Editor: Darmadi Sasongko








