Tugujatim.id – Mojokerto merupakan sebuah kota yang dikenal sebagai salah satu pusat peradaban Kerajaan Majapahit, menyimpan banyak peninggalan sejarah dan budaya Islam yang menarik. Salah satu jejak yang masih terjaga hingga kini adalah masjid-masjid tua maupun modern yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai destinasi wisata religi. Artikel ini akan mengulas 5 masjid Mojokerto yang memiliki nilai sejarah, arsitektur unik, serta penting untuk dikunjungi oleh wisatawan maupun masyarakat lokal.
1. Masjid Al-Fattah Mojokerto
Masjid Al-Fattah merupakan salah satu masjid terbesar dan paling terkenal di pusat Kota Mojokerto. Lokasinya sangat strategis, yakni di Jalan KH Nawawi, tak jauh dari alun-alun kota. Dikenal sebagai masjid agung kota, Al-Fattah menjadi pusat kegiatan keagamaan, baik untuk salat berjamaah, pengajian, maupun peringatan hari besar Islam.
Keistimewaan masjid ini terletak pada arsitekturnya yang megah dan modern dengan sentuhan nuansa Timur Tengah. Kubah besar berwarna keemasan dan menara yang menjulang menjadi ciri khas yang mudah dikenali. Masjid ini juga dilengkapi dengan fasilitas seperti perpustakaan, aula, serta tempat wudhu yang bersih dan nyaman.
Baca Juga : 5 Museum Mojokerto yang Menyimpan Jejak Peradaban Majapahit
2. Masjid Raden Wijaya Trowulan
Masjid ini terletak di kawasan Trowulan, bekas pusat Kerajaan Majapahit. Nama Raden Wijaya diambil dari pendiri Majapahit, menandakan keterkaitan erat antara sejarah Islam dan budaya lokal. Meski tidak terlalu besar, masjid ini kerap dikunjungi oleh wisatawan yang melakukan napak tilas sejarah Majapahit.
Masjid Raden Wijaya memiliki arsitektur sederhana dengan nuansa Jawa yang kental. Bangunan kayu, atap limasan, dan ukiran khas menjadi daya tarik tersendiri. Lokasinya yang dekat dengan situs-situs sejarah menjadikannya tempat singgah favorit bagi wisatawan religi dan sejarah.
3. Masjid Agung Al-Muttaqin Mojosari
Masjid ini terletak di kawasan Mojosari, Mojokerto bagian selatan, dan menjadi salah satu pusat kegiatan keislaman di wilayah tersebut. Dikenal luas karena keindahan bangunannya dan kapasitas jemaah yang besar, Al-Muttaqin kerap menjadi tempat pelaksanaan salat Idulfitri maupun Iduladha.
Masjid ini menggabungkan desain modern dan tradisional. Ornamen kaligrafi Arab menghiasi bagian dalam, sementara lampu gantung besar menambah kesan elegan. Selain untuk salat, masjid ini juga memiliki kegiatan dakwah dan pendidikan yang aktif.
4. Masjid Sabilillah Bangsal
Terletak di Kecamatan Bangsal, masjid ini dikenal sebagai tempat ibadah sekaligus pusat pengembangan umat. Dengan lingkungan yang asri dan sejuk, Masjid Sabilillah sering digunakan untuk kegiatan remaja masjid, pengajian, hingga pesantren kilat saat bulan Ramadan.
Salah satu hal menarik dari masjid ini adalah taman di sekelilingnya yang membuat suasana menjadi nyaman dan tenang. Tak hanya jemaah lokal, banyak orang dari luar desa yang datang untuk belajar agama dan bersilaturahmi.
Baca Juga : The Jungle Cafe Trawas Mojokerto, Tempat Nongkrong Asyik dengan View Alam yang Menawan
5. Masjid Jami’ Kauman Mojokerto
Masjid Jami’ Kauman merupakan salah satu masjid tertua di Mojokerto. Berdiri sejak era kolonial, masjid ini menjadi saksi bisu perkembangan Islam di kota tersebut. Terletak di kawasan Kauman, bangunan masjid ini masih mempertahankan bentuk aslinya dengan renovasi ringan.
Bangunan utama masih menggunakan struktur kayu jati, dan memiliki atap bertumpuk tiga seperti masjid tradisional Jawa. Keaslian dan nuansa klasiknya membuat Masjid Kauman menjadi objek wisata religi yang menarik, terutama bagi pecinta arsitektur kuno.
Wisata Religi di Mojokerto Semakin Diminati
Bertambahnya minat masyarakat terhadap wisata religi menjadikan 5 masjid Mojokerto ini semakin ramai dikunjungi, terutama saat libur panjang atau bulan Ramadan. Pemerintah daerah juga mendukung pelestarian masjid-masjid bersejarah ini sebagai bagian dari penguatan identitas budaya dan spiritual.
Masing-masing masjid memiliki keunikan tersendiri mulai dari nilai sejarah, gaya arsitektur, hingga kegiatan keagamaannya. Mengunjungi kelima masjid tersebut tidak hanya memperkaya wawasan religi, tetapi juga mempererat kecintaan pada warisan budaya Islam di tanah Jawa.
Kelima masjid di atas membuktikan bahwa Mojokerto tidak hanya menyimpan jejak sejarah kerajaan Hindu-Buddha, tetapi juga perkembangan Islam yang kaya dan beragam. Masjid Al-Fattah, Raden Wijaya, Al-Muttaqin, Sabilillah, dan Jami’ Kauman menjadi simbol perpaduan antara budaya, sejarah, dan spiritualitas yang layak untuk dijaga dan diperkenalkan kepada generasi muda.
Jika Anda berencana berkunjung ke Mojokerto, sempatkanlah singgah di 5 masjid Mojokerto ini untuk merasakan ketenangan dan nilai sejarah yang dalam. Apakah Anda sudah pernah mengunjungi salah satunya?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Ilmi Habibi Rahmatullah







